Sragen – Warga Sari Dukuh Karang Desa Karanganyar Kecamatan Plupuh Kabupaten Sragen panik setelah mengetahui air Bengawan Solo berwarna hitam dan berbau, Rabu (25/7/2018). Kondisi itu lalu dilaporkan ke Polres Sragen.
Tindakan penyelidikan dilakukan atas dugaan pembuangan limbah industri yang mengalir di sungai Bengawan Solo itu. Bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sragen penyelidikan dilakukan.
“Warga mengeluhkan bau yang kurang sedap selama beberapa tahun belakangan ini. Penyelidikan dilakukan atas laporan masyarakat. Bau menyengat, terutama setiap hari Kamis, Jumat dan Sabtu. Ini sudah terjadi sepuluh tahun yang lalu, “ ungkap AKP Yuli Monasoni, dalam keterangannya mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman.
Dari penyelidikan diketahui, ternyata aliran itu berasal dari PT Asidhatama, pabrik pengolahan limbah di Palur karanganyar.
“Sejauh ini, kita masih melakukan pengambilan sample, untuk di lakukan uji laboratorium, “ terangnya.
Sementara secara fisik air tampak berbeda dari air sungai pada umumnya. Air berwarna hitam dan mengeluarkan bau yang tak sedap.edit
















