Dikira Bom, Kardus Isi Jam di Tengah Jalan Gegerkan Warga

oleh

Magelang – Kelurahan Kramat Selatan, Kecamatan Magelang Utara,Kota Magelang, dikejutkan dengan penemuan barang mencurigakan berupa  kardus yang diduga berisi bom, Rabu (18/7/2018) malam sekitar pukul 20.30 wib.

Kardus bekas bungkus kertas  tersebut tergeletak di tengah Jalan Jeruk Raya,  yang jaraknya sekitar 200 meter dari Rumah Sakit Islam ( RSI) Magelang dan berdampingan dengan  Polsek Magelang Utara .

Benda mencurigakan tersebut diketahui salah satu warga Kampung Sanden yang sedang  melintas di Jalan Jeruk Raya. Saksi melihat adanya sebuah kardus tergeletak di tengah jalan.

INFO lain :  Lokalisasi Sunan Kuning Tutup, Bandungan dan Tegal Panas Jadi Tujuan

Warga yang berinisial YB tersebut berusaha menendang kardus yang ada di tengah jalan. Namun, usaha tersebut diurungkan, setelah melihat adanya sebuah jam dinding berbentuk bulat dalam keadaan nyala.

“Saksi melaporkan ke Mapolsek Magelang Utara. Kami dari Polres Magelang Kota langsung menghubungi tim Gegana Polda Jateng untuk mengamankan benda mencurigakan, kata Kapolres  Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Dharmawan, Kamis ( 19/7/2018).

Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, petugas dari Polsek Magelang Utara dan Polres Magelang Kota sempat menutup akses Jalan Jeruk Raya dari dua sisi baik dari Kampung Sanden dan dari arah Jalan A Yani.

INFO lain :  Tersangka Kasus Prostitusi di Karaoke Zeus Semarang Ditetapkan

Sekitar pukul 23.45 WIB, tim gegana Polda Jateng  tiba di lokasi kejadian langsung melakukan  penyelidikan dan membuka kardus yang mencurigakan tersebut. Selama proses penanganan,  masyarakat yang hendak melihat dari dekat diminta untuk mundur dari lokasi kejadian sekitar 200 meter.

Usai dilakukan penyelidikan  yang berjalan sekitar satu jam,  tim gegana Polda Jateng berhasil memeriksa barang mencurigakan tersebut. Dari hasil pemeriksaan, di dalam kardus tersebut tidak ditemukan adanya barang-barang yang membahayakan, melainkan berisi satu lembar plastik dan sebuah jam dinding berbentuk bulat dengan diameter sekitar 10 sentimeter.

INFO lain :  Asrama Haji Donohudan Jadi Tempat Isolasi Terpusat

Meskipun dari hasil penanganan tim Gegana Polda Jateng  tidak menemukan benda-benda yang berbahaya,  pihaknya tetap melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan barang-barang bukti dan mencari saksi-saksi lain di sekitar lokasi kejadian.

Kepolisian berharap kepada masyarakat agar tidak mudah panik bila  menemukan barang-barang mencurigakan, melainkan melaporkan ke polsek terdekat. Selain itu, juga masyarakat diminta untuk meningkatkan keamanan lingkungan.edit