Kades Wedusan Mesum di Kebun Singkong. Warga Tuntut Copot Jabatannya

oleh

Pati – Kepala Desa Wedusan yang berinisial MT, Kecamatan Dukuhseti, Pati digerebek warga saat sedang berduaan dengan seorang wanita yang diduga selingkuhannya di sebuah kebun singkong milik warga, Senin (16/7/2018) malam. Atas sikap Kades itu, ratusan warga melakukan aksi di depan Kantor Kabupaten Pati, Selasa (17/7/2018).

Dalam aksinya, mereka menuntut Kadesnya dicopot. Sebab, apa yang sudah dilakukannya itu tidak mencerminkan sebagai pejabat pemerintah.

”Kami menuntut agar Kepala Desa Wedusan yang telah berbuat mesum, segera dicopot. Karena, itu sangat melukai hati kami sebagai warga. Dia tidak pantas menjabat sebagai Kades,” tegas Jasman, seorang warga saat orasi.

INFO lain :  ​Mobil KIA Picanto Mendadak Terbakar di Pekalongan

Kades Wedusan itu digroypok warga sedang berbuat mesum dengan seorang wanita. Pak Kades juga sempat diarak warga ke balai desa untuk dimintai pertanggung jawaban.

Beruntung, polisi segera datang ke balai desa setempat dan mengamankan kedua pelaku. Sebagian warga sempat akan menghakimi Kades tersebut. Namun, upaya itu berhasil dihentikan oleh aparat kepolisian Polsek Dukuhseti.

INFO lain :  Muncul 50 Kasus, Tempat Karaoke Ditutup

“Ini sudah tidak benar. Seorang Kades kok melakukan mesum dengan warganya sendiri,” ungkap seorang warga.

Kepada warga, Pak Kades mengelak sedang berselingkuh.  Ia mengaku sang perempuan berinisial SR yang masih warganya tersebut, menyusulnya di tengah kebun singkong.

Sementara itu, informasinya, hubungan perselingkuhan antara Kades MT dengan SR, disebut sudah berlangsung lama. Bahkan, warga sebelumnya sudah curiga dengan hubungan mereka berdua.

INFO lain :  Kakek-Cucu Korban Kebakaran Toko-Gudang Bahan Bakar Sragen Meninggal

Warga mengaku sudah berkali-kali melihat MT datang ke singkong milik Perhutani yang digarapnya itu bersama SR. Di situlah kemudian, warga mulai memergoki keduanya sedang berbuat tidak senonoh.

Karena merasa geram, warga melakukan audiensi di Kantor Kabupaten Pati denga membawa beberapa tuntutan, salah satunya adalah meminta agar Kades Wedusan segera di copot. Warga juga menuntut agar pihak yang berwajib segara melakukan pengusutan Dana Desa  (DD) yang disinyalir telah diselewengkan.edit