Kakek-Cucu Korban Kebakaran Toko-Gudang Bahan Bakar Sragen Meninggal

oleh -85 views

Sragen – Dua dari empat korban luka akibat kebakaran toko dan gudang penyimpanan bahan bakar di Desa Ketro, Kecamatan Tanon, Sragen, akhirnya meninggal dunia. Kedua korban tewas ini merupakan kakek dan cucunya.

Kedua korban meninggal adalah sang kakek H (61) dan cucunya E (6). Keduanya meninggal setelah mengalami luka bakar serius dan sempat mendapatkan perawatan di RSUD dr Soehadi Prijonegoro, Sragen.

“Untuk cucu meninggal sekitar pukul 01.00 WIB dini hari tadi, kalau kakeknya kami dapat kabar meninggal pukul 09.00 WIB tadi pagi,” ujar Kapolsek Tanon, AKP Bayu Kuncoro, Minggu (9/5/2021).

Kondisi kedua korban, lanjutnya, mengalami luka bakar cukup parah. Si cucu mengalami luka bakar sekitar 75 persen, sementara kakeknya mengalami luka bakar hingga 90 persen.

“Cucunya sudah dimakamkan sekitar pukul 10.00 WIB tadi. Sedangkan pemakaman kakeknya baru saja selesai pemakaman. Keduanya dimakamkan di TPU setempat,” terang Bayu.

Sementara untuk dua korban luka lainnya, lanjutnya, saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sragen. Dua korban yang masih dirawat ini menderita luka bakar 30 hingga 40 persen.

“Dua korban lain masih menjalani perawatan,” jelas Bayu.

Bayu menyebut, dugaan sementara kebakaran terjadi akibat nyala korek api yang menyambar bahan bakar hingga memicu kebakaran besar. Saat kejadian, korban H diketahui sedang menuang bensin ke dalam jeriken.

“Pada saat yang bersamaan, E sedang bermain korek api di dekatnya. Api kemudian menyambar bensin dan memicu kebakaran,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran melanda toko dan gudang penyimpanan bahan bakar di Desa Ketro, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Akibat kejadian ini, empat orang mengalami luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

“Benar ada kebakaran, informasi masuk ke kita sekitar pukul 14.00 WIB,” ujar Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Satpol PP dan Damkar Sragen, Anton Sujarwo, Sabtu (8/5).

Lamanya proses pemadaman, lanjutnya, dikarenakan api menyala di gudang penyimpanan bahan bakar milik warga. Api menyala besar bahkan merambat ke rumah lain.

Sumber Detik

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.