Tegal – Sebanyak 311 calon jemaah haji asal Kota Tegal dilepas sebelum nantinya diberangkatkan ke Tanah Suci. Pelepasan dilakukan di Pendopo Ki Gede Sebayu, kawasan Balai Kota Tegal, Kamis (12/7/2018).
Pelepasan dilakukan Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Sosial Setda Kota Tegal, Herlien Tedjo Oetami mewakili Wali Kota Tegal, HM. Nursholeh didampingi Kepala Kantor Kemenag Kota Tegal Akhmad Farkhan dan jajaran Forkompinda.
Kepada mereka, Herlien Tedjo Oetami meminta agar Kota Tegal didoakan, semoga kemakmuran dan kesejahteraan rakyat terus meningkat. Selain itu, pihaknya juga berpesan untuk memelihara dan menjaga martabat dan kebersamaan, serta hormati tradisi yang berlaku di negara orang lain.
“Selama di tanah suci nanti, suhu udara sangat mungkin berbeda dengan di tanah air. Diharapkan jamaah calon haji agar dapat selalu berkoordinasi dan mengkomunikasikan kondisi dengan para petugas yang ada”, ujarnya.
Kepala Kantor Kemenag Kota Tegal Akhmad Farkhan, mengatakan, jemaah calon haji terbagi menjadi dua kloter, yakni kloter 9 dan 10. Padan tahun ini, ada dua orang jemaah yang gagal berangkat karena sakit. Akan tetapi sudah digantikan oleh dua orang jemaah cadangan.
“Jemaah yang berangkat tahun ini, yang tertua berusia 80 tahun atas nama Darsih Kalwiyad Adam. Sedangkan yang termuda berusia 20 tahun, atas nama Chika Aulia Nagari”, ungkap farkhan.
Terkait dengan perbedaan cuaca, Farkhan mengatakan, pihaknya sudah antisipasi apabila jemaah ada yang sakit. Berdasarkan pengalaman haji tahun lalu, jemaah banyak yang diare, untuk itu persiapan obat-obatan untuk jemaah sudah dipersiapkan.
“Kami sudah menyiapkan obat-obatan, dan petugas kami cukup untuk menangani jamaah”, kata Farkhan. (edit)
















