Pati – Polsek Juwana Polres Pati, melaporkan adanya seorang warga yang meninggal dunia mendadak diduga akibat serangan jantung. Korban, seorang sopir truk pengangkut bawang itu meninggal dunia dalam perjalanan dari Jalan P. Sudirman ( depan Ruko Chongyok ) Desa Karangrejo Kecamatan Juwana menuju RS Budi Agung turut Desa Kebonsawahan Kecamatan Juwana Kabupaten Pati.
Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro mengungkapkan, korban bernama Budi Prasetyo, warga Desa Sidorejo Rt 06 Rw 02 Dukuh Burikan Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang.
“Korban dinyatakan meninggal dunia Minggu 8 Juli 2018 sekira pukul 17.50 WIB,” kata Kapolsek, Senin (9/7/2018).
Dijelaskannnya, kronologi kejadian bermula sekira pukul 09.00 WIB, korban bertemu dengan Sukari di rumah makan Jati Ampuh Tuban. Korban meminta kepada Sukari membawakan kendaraannya bermuatan Bawang Merah sebesar 7,5 Ton milik Sulhadi dan Sudiharti, menuju Juwana.
Hal itu karena korban mengeluh sakit. Selanjutnya truk tronton tersebut disopiri oleh Sukari, sementara korban duduk di sebelahnya menuju Juwana.
“Usai masuk perbatasan Pati, Sukari menghubungi Sulhadi dengan menggunakan Ponsel milik Korban dan Sekira pukul 16.00 Wib, Sulhadi dan Sudiharto sudah menunggu di Jl. P. Sudirman ( depan Ruko Chongyok ) Desa Karangrejo Kec Juwana dengan menggunakan kendaraan Grand Max. Setelah bertemu dengan pemilik barang, Sukari minta tolong Sudiharto untuk mengantarkan korban ke rumah sakit terdekat karena selama perjalanan, korban muntah-muntah dan mengeluh sakit,” jelas Kapolsek.
Korban, kata Kapolsek, dibopong Sudiharto dan diantar ke RS Budi Agung dan sampai di RS Budi Agung Juwana sekira pukul 16.30 WIB. Usai menjalani pemeriksaanm korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter jaga sekira pukul 17.50 WIB. Atas kejadian itu, pihak RS Budi Agung Juwana melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Juwana.
“Berdasarkan keterangan dokter jaga RS Budi Agung Juwana, bahwasanya korban sudah dalam keadaan meninggal dunia pada saat sampai di RS Budi Agung. Tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban. Diduga korban meninggal dunia akibat serangan jantung. Korban bekerja sebagai Sopir Expedisi PT TRI STAR yang mengantar barang dari Jakarta menuju Bima NTB sesampainya di NTB. Korban pulang membawa barang muatan Bawang Merah seberat kuranh 7,5 ton,” pungkasnya.(edit)
















