Brebes – Jajaran Satlantas Polres Brebes menyiapkan rekayasa lalu lintas guna menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 1439 Hijriah. Satu di antaranya, melakukan penataan dan menutup celah median jalan yang menjadi titik perputaran arah kendaraan atau U-turn yang ada di sepanjang Jalur Pantura Brebes.
“Hal itu dilakukan untuk memperlancar arus kendaraan pemudik dari arah Jakarta, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan,” ungkap Kasat Lantas Polres Brebes, AKP M Rikha Zulkarnaen, Rabu (6/6/2018).
Rekayasa penataan dan penutupan titik perputaran arah kendaraan, kata dia, akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Maksimal mulai H-7 lebaran. Adapun titik perputaran kendaraan itu nantinya akan diatur dengan jarak tertentu.
Sedangkan titik-titik lain akan ditutup dengan barikade. Dikatakannya, tidak semuanya akan ditutup, tetapi diatur dengan jarak tertentu.
“Minimal nantinya akan kami atur setiap satu kilometer ada satu titik perputaran arah. Sehingga, ini tidak mengganggu arus kendaraan pemudik yang melintas,” jelas dia.
Menurut dia, dari data yang dimiliki jajarannya, jumlah titik perputaran arah dari mulai Jalur Pantura Losari hingga Brebes Kota ada lebih dari seratus titik.
Dari jumlah itu, kata Rikha, nantinya sebagian besar akan ditutup, dan hanya titik perputaran arah tertentu yang akan dibukan. Misalnya di Pantura Kota Brebes, titik perputaran arah akan ditempatkan di Sungai Pemali dan simpang tiga Jalan Gajah Mada.
Ia menyatakan, atas kebijakan tersebut pihaknya memohon masyarakat lokal bisa mengerti. Menginggat, upaya itu untuk kepentingan bersama. Pemudik akan lebih lancar melintas di wilayah Brebes, masyarakat lokal juga akan lebih aman karena tidak terjadi kemacetan.
“Kami minta pengertian pengguna jalan dari masyarakat lokal, karena sedikit harus memutar saat berbalik arah. Dan saya yakin, masyarakat bisa memahami ini,” ujar dia.edi
















