Pasangan Kumpul Kebo di Grobogan Digerebek

oleh

Grobogan – Pasangan tidak resmi atau pasangan mesum terjaring razia jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kabupaten Grobogan. Informasi yang berhasil dihimpun, Satpol PP Kabupaten Grobogan menggelar razia kos – kosan yang terletak di RT 1 RW 1 Desa Kecamatan Gubug, pada Kamis (24/5/2018).

Hasil razia tersebut didapati satu pasangan tak resmi di dalam kamar yang tertutup. Usai digerebek keduanya langsung dimintai keterangan oleh petugas.

Kasie Penyelidikan dan Penyidikan Satpol Grobogan Sarjijo, dalam keteranganya mengatakan jika razia tersebut mendadak di lakukan karena berdasarkan laporan warga setempat, karena warga resah dengan aktifitas kos – kosan yang dinilai sudah mulai mengganggu warga.

INFO lain :  Pencuri Pompa Air Petani di Kebumen Diringkus

“Razia tadi kami lakukan berdasarkan surat laporan dari warga yang ditujukan ke kami, sehingga kami bersama tim langsung terjun ke lokasi, dan di dapati satu pasangan yang tidak resmi di dalam kamar,” imbuh dia.

Lebih lanjut Sarjijo menyampaikan, jika  pasangan tersebut saat dimintai identitasnya berbeda, walaupun keduanya mengaku calon suami istri, tapi kami tetap bersikukuh bahwa keduanya harus meninggalkan kos – kosan tersebut.

“Saat kami periksa keduanya mengaku calon suami istri, tapi karena identitas keduanya berbeda, maka salah satu nyaa kami minta untuk keluar dari – kosan,” imbuhnya.

INFO lain :  Terus Genjot Program Peningkatan Skill

Sarjijo juga menjelaskan jika keluhan warga tidak hanya di kos-kosan saja, melainkan bunker eks pengeboran Pertamina yang sering digunakan untuk tempat pacaran mesum dan tempat bolos anak sekolah juga tak luput dari razia.

“Tadi yang di bunker eks pengeboran Pertamina setelah kami ke sana kosong, mungkin karena lagi ujian sehingga tidak ada anak sekolah yang bolos di situ. Biasanya berdasarkan laporan warga banyak anak sekolah yang bolos di situ,” jelasnya.

INFO lain :  TKA Asal China di Jepara 39 Orang. Ini Hasil Pemeriksaan Covid-19

Masih menurut Sarjijo, bahwa razia tidak hanya di situ saja pihaknya terus bergerak ke cafe’ & karaoke ines, setelah petugasi masuk ternyata di situ kedai coffe, jadi tidak ada bilik – bilik kamar (red- room) karaoke.

“Yang kami lihat tadi hanya meja kursi untuk minum coffe dan layar TV besar untuk karaoke bareng – bareng. Kalau di Cafe’ & Karaoke Ines tadi kami tidak menemukan room karaoke, jadi hanya meja kursi untuk ngopi dan layar lebar untuk karaoke bareng – bareng,” ungkapnya.(edi)