Batang – Pelabuhan Batang yang dalam tahap pembangunan bakal menjadi penopang perekonomian maritim di wilayah Kabupaten Batang. Pasalnya Pemkab Batang tengah mempersiapkan segela sesuatunya untuk mengubah tata kelola Pelabuhan.
“Untuk kapal pariwisata seperti ke Karimunjawa akan kami coba setelah lebaran, nantinya para wisatawan yang akan ke Karimunjawa bisa langsung lewat Pelabuhan Batang,” jelas Bupati Batang Wihaji, Selasa (21/5/2018).
Wihaji mengatakan, Pelabuhan Batang akan memiliki 4 fungsi yaitu niaga, perikanan, penumpang dan pariwisata.
“Semua sudah kami rencanakan, kalau untuk niaga dan ikan sudah berjalan tinggal kapal penumpang dan pariwisata,” ujarnya.
Area seluas dua hektar yang ada di pelabuhan nantinya akan dibangun menjadi kantor pelayanan informasi terkait pariwisata.
Ditambahkan Wihaji, Pelabuhan Batang juga akan terintegrasi dengan Taman Maritim yang terletak di Pantai Sigandu. Bupati mengatakan, perencanaan Taman Maritim sudah ada dan tinggal pembangunannya.
“Rencananya tahun depan. Dengan adanya Taman Maritim kami berharap bisa melengkapi sektor wisata pesisir,” tambahnya.
Pihaknya Taman Maritim seluas 17 hektar tersebut dibangun untuk memanjakan para wisatawan.
“Dana yang dihabiskan nantinya sekitar Rp 17 miliar, untuk pembangunan Taman Maritim tersebut, selain dana APBD kami juga mengusulkan ke Pemerintah Provinsi Jateng, karena program pembangunan Taman Maritim dan pelabuhan merupakan prioritas,” kata dia. (edi)
















