Acara diikuti Bupati Batang dan Forkompimda, santri dan salisantri dari 21 provinsi, marbot, muadzin dan imam masjid, Togatomas, ormas-ormas dan masyarakat sekitar 3800-an orang.
Acara dikemas dengan baik dalam satu rangkaian buka puasa dan santunan bagi dhu’afa dan yatim piatu serta tali asih dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi imam muadzin dan marbot masjid, serta donor darah.
Dalam sambutannya, Bupati Batang Wihaji mengatakan, wilayah Bandar dengan keberadaan Pesantren Tazakka dan Undip yang akan dibangun menjadikan tumbuh sebagai kota pendidikan.
“Ini merupakan bagian dari semangat kita semua untuk memajukan Batang.” Kata Wihaji. (edi)
















