Kakek 87 Tahun di Rembang Nekat Gantung Diri

oleh

Rembang – Seorang kakek berusia 87 tahun di Rembang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara mengenaskan. Kakek yang diketahui bernama Sakijan asal Desa Tahunan RT 2 RW 1 Kecamatan Sale, Rembang, ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya. Cara Sakijan yang diketahui tinggal seorang diri di rumahnya gantung diri menggunakan seutas tali.

Informasi yang berhasil dihimpun dari pihak kepolisian, penemuan atas jasad korban bermula ketika salah seorang anggota keluarganya hendak mengirim kopi kepada korban. Namun, saat itu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam.

Kapolsek Sale AKP Suroyoto saat dikonfirmasi wartawan menjelaskan, peristiwa bunuh diri yang dilakuakan oleh Sakijan pertama kali diketahui oleh salah seorang anggota keluarganya yang hendak mengirim kopi kepada korban.

INFO lain :  Palsukan Tanda Tangan, Eks Kades Ganyang Dana Desa

Namun, kondisi rumah Sakijan dalam keadaan terkunci dari dalam. Lantaran penasaran, saksi yang penasaran kemudian mengajak anak korban untuk melihat kondisi korban, dengan cara mengintip dari lubang celah rumah yang terbuat dari kayu itu.

Pada saat melihat isi rumah Sakijan dengan cara mengintip dari dinding rumah yang terbuat dari kayu dan melihat korban dalam keadaan berdiri dengan muka pucat seperti mencurigakan. Setelah curiga apa yang telah dilihatnya, saksi kemudian meminta bantuan warga masyarakat setempat untuk membongkar dinding kayu rumah korban.

INFO lain :  Bruukkk..Tower Sutet Tiba-Tiba Rubuh

“Saat itulah didapati korban sudah dalam kondisi menggantung tak bernyawa. Saksi dan masyarakat masuk ke dalam rumah dan mengecek keadaan korban sudah mengantung dan meninggal dunia. Selanjutnya keluarga melaporkan kepada Kepala Desa Tahunan, dan melapokan ke Polsek Sale,” terangnya.

INFO lain :  Besok Coblosan Pilkada, Terbitkan 12.689 KTP Elektronik

Kapolsek juga menyampaikan, derdasarkan hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas setempat, korban dapat dipastikan meninggal akibat gantung diri. Menurut hasil pemeriksaan medis, lanjut AKP Suroyoto, tidak didapati luka bekas kekerasan pada tubuh korban, dan menunjukkan ciri-ciri khusus orang meninggal gantung diri.

“Pihak keluarga korban menerimakan atas kejadian tersebut dan tidak menghendaki untuk dilakukan proses autopsi pada jenazah korban. Jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman,” imbuh AKP Suroyoto.(edi)