Provost Awasi Razia Operasi Patuh untuk Cegah Suap dan Pungli

oleh

Kota Pekalongan – Praktik suap dan pungli (pungutan liar) oknum petugas Satlantas dalam gelaran razia di jalan tak jarang masih terjadi. Baik atas inisiatif pelanggar atau oknum petugas, hal itu kadang masih ditemukan.

Sementara, mengawasi terjadi praktik suap dan pungli saat gelaran razia Operasi Patuh Candi 2018, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) dilibatkan. Mereka turut dilibatkan dan turut melakukan pengawasan.

Hal itu sebagaimana dilakukan Seksi Propam Polres Pekalongan Kota dengan melakukan pengawasan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) saat menggelar razia Operasi Patuh Candi 2018 di Jalan Hayam Wuruk Kota Pekalongan, Senin (7/5/2018) pagi.

INFO lain :  Paman Hamili Keponakan Hingga Hamil 6 Bulan

Kasi Propam Polres Pekalongan Kota Iptu I Ketut Artika mengatakan, Operasi Patuh Candi 2018 diselenggarakan selama 14 hari mulai sejak 26 April sampai dengan 9 Mei 2018 mendatang.

INFO lain :  Tewas di Belakang Rumahnya Usai Kesetrum Listrik

Menurutnya, dilakukan pengawasan oleh anggota Provost diharapkan mengantisipasi adanya pungli kepada masyarakat, serta meningkatkan keamanan personil yang sedang melaksanakan razia.

“Pengawasan dilaksanakan anggota Provost untuk mengantisipasi adanya pungli saat menggelar razia. Selain itu sebagai bentuk pengamanan kepada personil yang sedang melaksanakan tugas,” kata Kasi Propam.

INFO lain :  Rusak RS Demi Ambil Paksa Pasien Positif Corona, 14 Warga Ditangkap

Propam akan menindak tegas anggotanya jika melakukan pungli, karena Polri dituntut melawan Pungli di garda terdepan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Jika terbukti terlibat suap atau pungli, oknum petugas terancam dipidana. (edi)