Pati – Warga sekitar Dukuh Bulaksempu Desa Sumber Kecamatan Sumber, Kabupaten Pati dikejutkan tewasnya seorang warga pada, Minggu (6/5/2018) pagi. Seorang pencari daun jati bernama Suyuti (50), warga Dukuh Pencil Desa Kuniran Kecamatan Batangan, Pati, ditemukan tewas di saluran pengairan.
Dugaan sementara, korban terpeleset jatuh saat menyeberangi jembatan bambu darurat setinggi lebih dari dua meter itu. Saat ditemukan, korban tertindih sepeda motornya. Kepala korban pecah. Tak jauh darinya, ditemukan sejumlah daun jati berserakan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban terpeleset jatuh dari jembatan selebar kurang dari satu meter ketika menyeberang. Korban hendak pulang usai mengumpulkan daun jati dari tegalan setempat Sabtu (5/5/2018) petang.
Warga setempat yang pertama kali menemukan, Umar Faruq mengatakan, menemukannya saat sedang lari di lokasi. Korban tertimpa motor Yamaha Jupiter K 6592 JH warna biru ketika hendak buang air kecil di dekat saluran sekitar pukul 05.00 WIB.
“Saya lalu menyampaikan ke warga lain dan polisi,” kata saksi Umar.
Kanitreskrim Polsek Sumber Aiptu Taat Ujianto kemudian tiba di lokasi bersama tim medis dari Puskesmas setempat. Setelah olah tempat kejadian perkara, korban lalu divisum luar oleh Dokter Fitri.
Dari hasil pemeriksaan, diperoleh keterangan bahwa kepala korban pecah dan banyak mengeluarkan darah karena terbentur beton dasar saluran air, tangan kanan patah, dan pada dada terdapat bekas tertimpa sepeda motor.
Kapolsek Sumber AKP Joko Purnomo membenarkan adanya kejadian tersebut. Setelah diperiksa, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga yang sudah menerima kejadian ini sebagai musibah.
“Benar ada kejadian orang jatuh dari jembatan darurat di saluran (air) yang kering,” ungkap Kapolsek.
Juwanto, anak korban kepada polisi mengaku, sejak Sabtu petang mencari korban ke sejumlah desa tetangga, namun tak ketemu. Pihaknya kaget setelah dikabari korban tewas.
“Sudah sempat kita cari ke Jatigenuk dan Polbayem hingga pukul 19.00, karena Bapak kok nggak pulang-pulang. Biasanya kan nyari daun jatinya ke dua daerah itu,” kata dia. (edi)
















