Perbatasan Banjarnegara-Pekalongan Diguncang Gempa

oleh

Pekalongan – Setelah semenanjung Muria, gempa bumi tektonik juga mengguncang sebagian wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kebupaten Pekalongan, Kamis (3/5/2018). Gempa terjadi sekitar pukul 09.46 WIB dan dapat dirasakan di sebagian kedua daerah ini.

Gempa tepatnya terjadi di darat pada jarak 6 kilometer timur Kalibening, Kabupaten Banjarnegara pada kedalaman 15 kilometer.

Kepala Stasiun Geofisika Yogyakarta,Dr I Nyoman Sukanta menjelaskan, gempa di darat yang diakibatkan aktivitas sesar lokal dan tidak berpotensi terjadinya tsunami.

INFO lain :  Pertamina Catat Perubahan Pola Konsumsi di Jateng dan DIY

Analisa dari peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa bumi ini menimbulkan guncangan pada I Skala Intensitas Gempabumi (SIG) BMKG (II MMI) di wilayah perbatasan Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Pekalongan.

INFO lain :  Keris Zaman Sultan Agung Ada di Museum Ranggawarsita

Menurut laporan dari masyarakat yang diterima Stasiun Geofisika Yogyakarta, guncangan akibat gempa tektonik ini bisa dirasakan oleh beberapa warga di Kecamatan Kalibening dan Kabupaten Pekalongan.

Hingga saat ini belum ada laporan lebih lanjut mengenai dampak gempa bumi. Termasuk adanya gempa susulan. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing oleh isu yang menyesatkan terkait dengan fenomena alam ini.

INFO lain :  APBD Jateng 2020 Telat Digedok, Dewan Terancam Tak Gajian 6 Bulan

“BMKG akan terus memantau perkembangan pascaterjadinya gempa bumi tektonik ini dan akan disosialisasikan kepada masyarakat,” tegasnya.(edi)