Rebutan PK di Batang, Seorang Pemuda Kritis Dianiaya

oleh

Batang – Diduga dipicu rebutan cewek pemandu karaoke (PK) di kafe “ Lestari” yang berada di jalan raya Desa Timbang Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, seorang pengunjung menjadi korban pengeroyokan. Akibatnya, korban yang diketahui bernama Supriyanto (26) mengalami luka serius di sekujur tubuhnya.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, kasus peristiwa itu terjadi setelah korban Supriyanto dalam keadaan mabuk keluar dari kafe pada Rabu (2/5/2018) dini hari.

Korban Supriyanto pemuda asal Desa Timbang, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang tidak menyangka saat keluar dari kafe itu akan dikeroyok dan disayat tubuhnya oleh beberapa pemuda dengan menggunakan pedang dan golok disekujur tubuhnya di halaman depan kafe Lestari.

INFO lain :  Staf Setda Kabupaten Pekalongan Edarkan Sabu dan Disidang

Korban sempat lari untuk menghindar ke arah timur tapi dikejar dan terus dibacok tubuhnya oleh pengeroyok. Setelah puas melampiaskan kemarahannya para pengeroyok korban menghilang dikegelapan malam.

Menurut Indah (30) merupakan salah satu saksi mata, korban tak mampu melakukan perlawanan terhadap pelaku pengeroyokan yang bersenjatakan golok, pedang, linggis yang sudah dipersiapkan. Akibat kejadian ini, korban Supriyanto yang tak berdaya dengan bersimbah darah dilarikan warga ke RSUD Limpung dan jiwanya dapat diselamatkan.

INFO lain :  Kebakaran Lahan di Kudus, Seorang Kakek Tewas Terpanggang

Sementara itu, Direktur RSUD Limpung dr. Any Rusydiani kepada Koran Memo Jateng menjelaskan bahwa Supriyono korban datang di Instalasi Gawat Darurat / IGD dalam keadaan luka-luka. Bagian lengan kanan terlihat 4 sayatan benda tajam sebanyak 4 tempat.

Pada bagian punggung korban terdapat luka luka robek terkena sayatan senjata tajam. Oleh tim dokter yang dipimpin dr.Huda korban segera dapat diselamatkan jiwanya dan sekarang dalam kondisi baik. Dalam 2 – 3 hari kedepan korban sudah dapat pulang.

Jajaran Satreskrim Polres Batang yang mendapat informasi, langsung mengevakuasi korban dan melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Dari keterangan yang berhasil dihimpun, kejadian berawal pada Selasa malam saat korban cekcok dengan pengunjung kafe lainnya, karena berebut pemandu lagu. Pada saat korban baru keluar dari lokasi yang sama, puluhan pemuda sudah menghadang dan langsung mengeroyok korban dengan senjata tajam.

INFO lain :  Wakil Wali Kota Salatiga Jadi Ketua DPW PKS Jateng

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Batang AKP Eko Marudin mengungkapkan, pihaknya terus melakukan penyelidikan kasus penganiayaan tersebut.

“Dari penyelidikan sementara, pelaku sebelumnya minum minuman keras di sebuah warung remang-remang, lalu terlibat cek-cok, kemudian dihadang sejumlah orang dan terjadi penganiayaan,” ungkap AKP Eko Marudin.(edi)