BATANG – Komandan Kodim (Dandim) 0736/Batang, Letkol Kav Henry Rudi Judianto menegaskan kepada masyarakat bahwa penerimaan sebagai anggota TNI tidak dipungut biaya sepeserpun.
Dandim mengimbau agar masyarakat tak mudah percaya kepada oknum yang mengatasnamakan TNI dengan menjanjikan kelulusan bagi calon anggota.
“Proses peneriman anggota TNI bagi para pemuda pemudi yang ingin menjadi anggota TNI, tidak akan diminta dana sama sekali alias gratis,” kata Dandim 0736/ Batang saat sosialisasi penerimaan anggota TNI di joba fair di Pendopo Pemkab Batang, Senin (30/4/2018).
Dandim menilai, masih adanya anggapan salah masyarakat bahwa seleksi masuk menjadi prajurit TNI harus mengeluarkan uang. Kondisi itu, tak jarang dimanfaatkan sejumlah oknum dna tentunya akan merugikan Institusi TNI.
“Jangan percaya kepada para oknum yang mengatas namakan TNI yang meminta sejumlah unag agar bisa lolos saat ujian,” tegasnya.
Ia juga menuturkan jika ada yang membayar saat mendaftar dan diterima menjadi anggota TNI maka akan ada sanksi tersendiri. Sementara, terhadap peserta yang diketahui membayar kepada oknum dan diterima, pihak TNI akan mengeluarkannya.
“A ggota tersebut walaupun sudah dinyatakan diterima akan dikeluarkan,” ancamnya.
Adapun penerimaan calon anggota TNIgelombang I dibuka sejak Februari lalu, dan gelombang ke II akan dibuka 1 September mendatang. Kepada masyarakat yang ingin memperoleh informasi soal pendafataran, bisa langsung mendatangi Kodim 0736.
Letkol Kav Henry menambahkan masyarakat yang berminat bisa mendaftarkan diri karena menjadi anggota TNI merupakan suatu kebanggaan bagi negara.
“Kalau yang tidak berminat bisa memberitahukan kepada lainya, selain itu persiapkan mental dan fisik bagi para calon pelamar,” pungkasnya. (edi)
















