Pemalang – Upaya pencarian terhadap nenek Saminah yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet telah memasuki hari ke-6. Tim SAR gabungan yang mencari terus berupaya dan mengakui adanya kendala cuaca yang berubah-ubah dan medan yang sulit. Luasnya area pencarian menjadi tantangan dalam operasi pencarian itu.
Sebanyak 41 orang diterjunkan dalam operasi pencarian ini. Pencarian diprioritas di jalur-jalur yang mungkin dilalui Nenek Saminah.
Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap, Mulwahyono mengaku, pihaknya masih melakukan penyisiran di daerah yang telah di plot dengan luas kurang lebih 1.000 meter persegi. Yakni dari pos pendakian Semoro Sapi sampai dengan basecamp 1 Jalur Cemoro Sapi Pemalang.
“Kami mulai dari Dukuh Kajut, Desa Batursari, Kecamatan Pulosari, Pemalang ,” ujar dia, Kamis (5/4/2018).
Nenek Saminah (73) dilaporkan hilang sejak pamit berkebun pada Jumat (30/3). Diketahui Nenek Saminah pergi sendirian dengan mengenakan jaket biru.
Salah seorang warga yang bernama Waryono mengaku sempat melihat nenek Saminah terakhir kali berada di kebun warga dekat hutan lindung Gunung Slamet. Ia sedang berjalan sendirian di lereng hutan pinus menuju ke pos 1 masuk wilayah Batursari.
Namun saat disapa, Suminah tidak menjawab.(pem/sur)
Tim SAR Cilacap terus melakukan pencarian terhadap warga Batursari RT 02 RW 02 Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang tersebut. edi
















