Brebes – Aksi pencurian terjadi di sebuah mini market di Jalan Sultan Agung Brebes. Toko itu itu dibobol kawanan pencuri, Selasa (3/4). Akibatnya, pemilik mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah. Hingga Rabu (4/4/2018) kemarin, polisi masih menyelidikinya.
Kerugian muncul atas sejumlah barang diketahui raib. Diantaranya 20 kaleng susu bubuk, ratusan bungkus rokok.
Kasus itu kini ditangani petugas dari Polres Brebes. Petugas masih menyelidiki rekaman CCTV yang dipasang di berbagai sudut mini market tersebut.
Peristiwa pencurian itu kali pertama diketahui Nanang Kosim (21), salah seorang karyawannya. Saat itu, dirinya hendak membuka toko.
“Saat itu kondisi pintu lipatsedikit terbuka. Setelah dibuka saya melihat kunci gembok dan pintu dalam kondisi terbuka,” katanya.
Melihat kejadian itu, kata Nanang, dia langsung melaporkan kejadian tersebut ke petugas Kepolisian. Tak lama berselang, petugas datang dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Aksi pencuri tersebut terekam kamera pengintai CCTV. Dari rekaman CCTV, terlihat ad sekitar 3 orang menggunakan senter mengacak-acak didalam toko. Pada pukul 02.40 WIB, mereka masuk dengan merusak gembok gerbang dengan menggunakan linggis.
Karena kualitas rekaman gambar didalam video yang berdurasi sekitar 10 menit memang kurang begitu jelas, wajah kawanan pencuri tersebut sulit untuk dikenali. Namun, mereka tampak beraksi dengan menggunakan satu unit mobil toyota avanza bewarna hitam.
Seperti sudah teroganisir, kawanan pencuri itu tampak tenang menggasak barang-barang di etalase toko. Di antaranya, ratusan bungkus rokok berbagai merek, ratusan kotak susu bubuk dan beberapa brang lainya yang berada di etalase kasir.
Menurut keterangan pegawai toko, pencuri juga sempat ke lantai atas untuk mencari keberadaan CCTV untuk dirusak. Kendati demikian, upayanya gagal tak menemukan dimana server kotak CCTV itu disimpan.
Kejadian tersebut baru diketahui oleh salah seorang karyawannya yang mau membuka toko sekitar pukul 06.15 WIB. Dari keterangan polisi, salah seorang karyawan dan selaku saksi Nanang mengungkapkan, saat itu dirinya hendak membuka gerai sekitar pukul 06.15 WIB. Namun, dirinya terkejut setalah salah satu gembok yang digunakan sebagai pengaman terbuka.
Kasat Reskrim Polres Brebes AKP Arwansya menyebut kejadian ini merupakan yang kedua kalinya di tahun ini. Sebelumnya, kejadian pencurian Indomart juga terjadi di Desa Jatirokeh, Kecamatan Songgom lima hari yang lalu.
“Saat ini kasusnya masih dalam tahap penyelidikan. Yang jelas kejadian ini merupakan yang kedua kalinya sepanjang tahun 2018 ini,” kata dia.
















