Pekalongan –Latihan menembak senjata ringan diikuti prajurit jajaran Kodim 0710/Pekalongan di Lapangan Tembak Subden B Brimob Pekalongan, Selasa (27/3). Diharapkan, dengan latihan itu dapat memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit.
Sehingga masing – masing prajurit dapat mencapai tingkat kecapakapan standar sesuai yang diharapkan oleh komando atas. Latihan menembak terbagi menjadi 2 bagian. Menembak dengan menggunakan pistol dan menembak dengan senjata laras panjang.
Latihan menembak mengunakan senjata ringan digelar dengan target sasaranya sejauh 100 meter. Latihan terbagi dalam 3 posisi, tiarap, duduk dan berdiri. Sesuai rencana akan dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 27 sampai dengan 29 maret 2018.
Dandim 0710 Pekalongan, Letkol Inf Muhammad Ridha melalui Kapten Infantri Nurkhan, selaku Wakil Komandan latihan mengatakan, tujuan latihan menembak untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan skil prajurit.
“Tujuan dari latihan menembak adalah,untuk meningkatkan dan mengasah kemampuan prajurit, baik tamtama, Bintara dan perwira dalam keahlian menembak. Kegiatan rutin ini digelar tiap 3 bulan sekali,”jelas Kapten Nurkhan.
Pihaknya berharap dengan rutin melaksanakan latihan ini, kemampuan dan keahlian dasar menembak anggota TNI semakin meningkat.
“Kemampuan menembak memang sudah menjadi keahlian dasar bagi setiap prajurit TNI, akan tetapi peningkatan kemampuan itu menjadi menu wajib bagi masing-masing personil. Setiap prajurit harus rutin mengikuti latihan. Baik itu latihan fisik maupun latihan menembak,”imbuhnya.
Sementara, untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak dalam pembinaan satuan, salah satunya digelar dengan metode driil kering atau acu bidik. Acara ini rutin dilaksanakan prajurit Kodim 0710 / Pekalongan di sela-sela kegiatan minggu militer. Latihan menembak drill kering acu bidik dige;ar di halaman Makodim, Senin (26/3) lalu.
Komandan latihan, Kapten Agus puji mengatakan, kegiatan rutin setiap triwulan itu selain memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak anggota, juga untuk melatih kesiapsiagaan prajurit
“Sehingga kapanpun digerakan, sebagai prajurit selalu siap,” jelas Agus.
Kapten Agus puji menambahkan, latihan menembak bukan hanya sekedar menarik picu dan mengenai sasaran. Namun butuh proses teliti mulai dari gambar bidik, mengatur nafas dan menentukan ritme dalam menarik picu hingga peluru tepat menuju sasaran yang diinginkan.edi
















