Pekalongan (Infoplus) – Akibat hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir di Kabupaten Pekalongan, mengakibatkan dua jembatan rusak. Dua jembatan di Kecamatan Kandangserang rusak karena diterjang aliran sungai yang banjir.
Badan jembatan di lokasi tersebut bahkan hanyut akibat derasnya air sungai. Dua jembatan tersebut yakni Jembatan Kali Tonjong /Kali Keruh yang berada di Desa Luragung Patah. Jembatan kedua yakni Jembatan Kali Asahan di Desa Bubak yang amblas dan terbawa derasnya air sungai.
“Padahal jembatan tersebut merupakan jembatan vital yang menghubungkan Kabupaten Pekalongan dengan Kabupaten Pemalang,” kata Pj Camat Kandangserang, Arifin, akhir pekan lalu.
Arifin menjelaskan, lokasi putusnya jembatan yang menghubungkan Kabupaten Pekalongan dan Pemalang, berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Keruh Comal. Tidak ada korban jiwa saat rusaknya jembatan. Saat kejadian tidak ada warga yang melintas.
Putusnya jembatan tersebut menurut Arifin, akibat diterjang banjir bandang. Selain jembatan rusak, hujan deras juga mengakibatkan tanah longsor yang menutup jalur utama Kajen-Paninggaran.
“Tidak hanya longsor, beberapa pohon juga tumbang di ruas jalan,” ucapnya.
Pengguna jalan dari Linggoasri ke arah Paninggaran terpaksa mengantri menunggu giliran melintas karena beberapa pohon dan tanah yang longsor menutup badan jalan.
Petugas BPBD Kabupaten Pekalongan, Musbihin menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu laporan lengkap terkait kondisi terkini.
“Ya, intensitas hujan hari ini memang tinggi. Hingga saat inipun masih hujan. Kita masih menunggu laporan di beberapa wilayah terkait bencana ini,” ujar dia. Edi















