Semangatnya Anggota Babinsa di Banyumas Bangun Rumah Korban Bencana

oleh

Serka Usrop, anggota Babinsa saat menyelesaikan pembuatan pintu kayu untuk rumah salah seorang warga yang roboh akibat bencana angin kencang.

Banyumas (Infoplus) – Bencana angin kencang yang mengakibatkan robohnya rumah di Kabupaten Banyumas, membuat anggota Komando Rayon Militer Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas tergerak. Bersama sejumlah anggota lain, pembina desa (babinsa) Serka Usrop membangun kembali rumah seorang warga yang ro

“Angin kencang terjadi beberapa waktu lalu mengakibatkan rumah robih,” kata Koordinator Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banyumas Kusworo, Senin (12/2).

INFO lain :  Tak Semata-Mata Tarik Wisatawan. Tapi Bagaimana Mengatur Pengunjung

Dengan semangat, para anggota TNI itu memperbaiki. Upaya Usrop dan rekan-rekannya bukanlah hal yang mudah. Pasalnya, pemilik rumah yang roboh sendiri mengalami gangguan jiwa. Sebelumnya, ia selalu menolak rumahnya diperbaiki dan memilih berteduh di gubuk yang terbuat dari kain jarit dan sarung.

“Pemilik rumah akhirnya bersedia rumahnya diperbaiki. Pembangunan hampir selesai, tinggal menyelesaikan pembuatan pintu dan jendela yang dikerjakan sendiri oleh Serka Usrop,” katanya.

Serka Usrop, diakui Kusworo, selalu aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan terutama saat terjadi bencana. Bahkan ketika Gunung Slamet mengalami peningkatan aktivitas, ia rela menginap di pos komando selama berhari-hari demi memastikan kondisi tetap aman.

INFO lain :  Kepala Daerah di Jateng Diharap Perhatikan Nasib Guru Honorer

Serka Usrop (46) sendiri mengaku, apa yang dilakukan atas dasar rasa kemanusian terhadap masyarakat yang kekurangan dan mengalami kesusahan.

“Kebetulan ada rumah warga yang roboh akibat angin kencang sehingga saya melaksanakan tugas sebagai Babinsa dan juga untuk beramal,” kata dia yang telah 26 tahun menjadi anggota TNI itu.

INFO lain :  Warteg Dibobol Maling, Kompor dan Laptop Amblas

Usrop mengaku tidak memiliki keahlian sebagai tukang kayu. Akan tetapi dengan penuh semangat, dia tetap berupaya membuatnya.

“Saya sering mengikuti kegiatan TMMD (TNI Manunggal Masuk Desa) sehingga harus bisa mengelas, jadi tukang kayu, dan sebagainya,” kata Usrop mengaku, keterampilan ini bisa menjadi bekal pensiunnya nanti.

Bapak dua anak itu mengaku bersyukur bisa ikut membantu meringankan korban bencana di sela kesibukannya sebagai Babinsa di Desa Keniten dan Kalikesur.edi