Pemkot Minta Ada Exit Tol Bawen-Jogja di Magelang

oleh

 

 

Magelang (Infoplus) – Rencana pembangunan tol Bawen-Yogyakarta yang akan melintasi wilayah Magelang disambut oleh Pemkot Magelang dengan permintaan agar salah satu pintu keluarnya (exit tol) dibangun di Magelang. Hal ini diprediksi dapat membawa manfaat lebih untuk Kota Magelang.

Permintaan itu disampaikan ke tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan tim konsultan analisa mengenai dampak lingkungan (amdal) pembangunan tol yang datang ke Kota Magelang, belum lama ini. Tim diterima jajaran Dinas PUPR, OPD terkait, dan tokoh masyarakat.

Plt Kepala DPU-PR Kota Magelang, Yonas Nusantrawan Bolla mengatakan, kunjungan tim ini dalam rangka sosialisasi mengenai amdal pembangunan tol Bawen-Jogja. Tidak hanya ke Pemkot Magelang, tim juga berkunjung ke Pemkab Magelang. “Tim menginformasikan, untuk Kota Magelang ada dua wilayah yang terkena imbas jalan tol, yakni Kelurahan Tidar dan Kelurahan Rejowinangun Utara. Tapi, tim tidak menjelaskan Kelurahan Tidar yang dimaksud apakah Tidar Utara atau Tidar Selatan,” ujarnya di kantornya, Senin (22/1).

INFO lain :  Amankan Pembangunan Tol di Pekalongan, Dalmas Diturunkan

Yonas yang merangkap Sekretaris DPU-PR itu menuturkan, ada dua alternatif lokasi yang dilewati tol Bawen-Jogja. Yakni di sisi timur atau sisi barat Magelang. Ada pun yang dipilih adalah sisi timur. Karena dari segi biaya lebih murah sekitar Rp 20 triliun dibanding sisi barat. “Kalau tol tidak lewat Kota Magelang, maka kami minta exit tolnya dibangun di Magelang. Usulan kami ada tiga lokasi yang bisa untuk exit tol, yakni Secang, Canguk, atau Mertoyudan,” katanya.

INFO lain :  Babi Hutan Ngamuk di Tempat Karaoke

Dijelaskannya, tol memang tidak bisa melintas di Kota Magelang, karena dampaknya akan terjadi pengurangan wilayah di tengah luasan yang terbatas. Yakni hanya 18,53 km2. Oleh karena itu, Pemkot meminta exit tol bisa dibangun di Magelang. “Exit tol bisa dibangun di Mertoyudan atau Secang yang masuk wilayah Kabupaten Magelang. Tidak masalah, karena kami perkirakan ada banyak manfaat yang bisa didapat Kota Magelang ketika exit tol dibangun di Magelang, terutama dampak ekonomi untuk warga,” jelasnya.

INFO lain :  Ojek Online dan Ojek Panggilan Bentrok di Wonosobo, Polres dan Kodim 0707 Wonosobo Lakukan Pembinaan

Soal kapan tol mulai dibangun, Yonas menyebutkan, menurut informasi yang diterimanya, tahun 2018 akan mulai pembangunan fisik. Sementara untuk operasional direncanakan tahun 2020. “Saya juga mendapat informasi, pembebeasan tanah sudah berjalan. Namun, Pemkot Magelang tidak dilibatkan dalam proses pembebasan tahan tersebut,” ungkapnya, yang berharap konsultan teknis atau perencanaan bisa segera datang untuk membicarakan lebih lanjut pembangunan tol itu.edi