Kompol Dr. Wahyu Broto, SIK., MH., Kasi SIM Ditlantas : Penerbitan SIM Perlu Memperhatikan Kesehatan Pemohon

oleh

Semarang-INFOPlus. Maraknya kecelakaan lalu lintas belakangan ini mengundang keprihatinan Kapolda Jateng Iirjen Pol. Drs. Nur Ali. Hal itu didasari Anev Operasi Ketupat Candi beberapa waktu yang lalu. Secara kuantitas memang mengalami penurunan secara signifikan. Namun demikian Kapolda berharap kecelakaan terus ditekan sehingga mendekati Zerro Fatal Trafight accident. Kapolda tidak menginginkan pemohon Sim yang tidak sehat dibilang sehat waktu memohon SIM, karena dampaknya akan sangat fatal bagi pemilik SIM yang suarat kesehatannya dipalsukan.
Demikian dikatakan Kasi SIM Ditlantas Polda Jateng Kompol Dr. Wahyu Broto, SIK,. MH beberapa waktu yang lalu kepada majalah Candi Zebra. Selanjutnya dikatakan oleh Kasi SIM, bahwa pihaknya tidak berharap ada pemilik SIM yang buta warna, sehingga membahayakan dirinya sendiri dan orang lain. Oleh sebab itu, kasi SIM berharap kepada para Kasatlantas se Jajaran Polda Jateng memeperketat penerbitan SIM dengan melihat sisi RIKKES. Surat rekomendasi kesehatan hendaknya benar-benar mampu menunjukkan kesehatan calon pemohon SIM yang sesungguhnya. Jadi Dokter yang diberi kepercayaan untuk memeriksa calon pemohon SIM betul-betul melakukkan pemeriksaan. Hal itu untuk menghindarkan adanya jual beli surat pemeriksaan atau menghindarkan pemalsuan Surat Periksaan kesehatan, yang berakibat fatal terhadap pemilik SIM.
Lebih lanjut Kompol Wahyu Broto mengatakan, bahwa pemberi rekomendasi juga perlu melakukan pengawasan terhadap pemberi rekomendasi kesehatan, yakni, Dokter yang telah direkomendasikan oleh pihak polri.(Prie).Capture

INFO lain :  Cahyo Supriyadi Akui Salah dan Ditekan Walikota