Pekalongan – Aparat kepolisian sektor (Polsek) Wiradesa Polres Pekalongan malakukan razia ke tempat kos-kosan yang dicurigai rawan dijadikan tempat persembunyian pendatang gelap, atau teroris dan peredaran narkoba.
“Ini untuk menghindari kasus-kasus di atas. Selasa (24/7/2018) pukul 21.00 WIB kami melakukan razia dengan sasaran rumah kos-kosan dan rumah kontrakan,” ungkap Kapolsek Wiradesa AKP Yorisa Prabowo dan Kanit Sabhara Bripka Tri Budi, Rabu (25/7/2018).
Razia digelar dengan sasaran beberapa kos yang umumnya dihuni wanita-wanita yang bekerja di sejumlah tempat hiburan malam di Kabupaten Pekalongan, diantaranya di daerah Mayangan dan Kemplong Wiradesa.
Razia yang dimulai pukul 21.00 wib hingga pukul 24.00 WIB, dipimpin langsung Kapolsek dan Kanit Sabhara. Razia dilaksanakan melibatkan kurang lebih 8 anggota dan dibantu serta didampingi ketua RT setempat.
“Selama pelaksanaan Razia kita tidak ditemukan narkoba maupun asusila, “ ujar Kapolsek Wiradesa
Sebelumnya dengan kedatangan polisi berpakaian dinas dan preman, awalnya membuat sejumlah penghuni kos kaget, terutama cewek-cewek. Mereka terkejut saat banyak polisi dan ketua RT mendatangi tempat tinggalnya. Namun setelah dijelaskan tujuannya, barulah penghuni kos memakluminya.
Dalam pelaksanaan pemeriksaan, setelah dipersilahkan oleh penghuni kos, petugas langsung memeriksa identitas penghuni kos yang rata-rata penghuni kos mayoritas perempuan.
Kepada polisi, mereka mengaku tak keberatan petugas menggeledah kamar dan memeriksa identitasnya. Dari pemeriksaan per ruangan, diantaranya, kamar tidur, kamar mandi, dan ruang dapur di kos-kosan tersebut, tidak ditemukan barang terlarang sepertihalnya narkoba.edit
















