Puluhan Pelajar di Semarang Baku Hantam di Kejuaraan Tinju Amatir

oleh
tinju antarpelajar semarang
Sebanyak 70 pelajar mengikuti kejuaraan tinju amatir yang digelar Dispora dan Pertina Kota Semarang. (Foto: Ist)

Semarang – INFOPlus. Sebanyak 70 pelajar di Kota Semarang dan sekitarnya mengikuti kejuaraan tinju amatir yang digelar di GOR Satria Udinus, Minggu (27/9). Hasil kerja bareng Pemkot Semarang melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina).

Ketua Pertina Kota Semarang Rahmulyo Adiwibowo mengungkapkan jumlah peserta tersebut meningkat signifikan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya yang hanya diikuti sekitar 30 petinju.

Artinya, lanjut dia, olahraga tinju mulai mendapat perhatian luas dari masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

“Kalau tidak kita batasi, jumlahnya bisa bertambah. Selain untuk prestasi dan mencari bibit petinju potensial, ajang ini sekaligus sebagai wadah untuk menyalurkan energi pelajar ke hal positif bagi masa depannya,” katanya.

INFO lain :  Askot PSSI Kota Magelang Gelar "Wali Kota Cup 2021"

Dijelaskan, pembinaan dalam bentuk kejuaraan ini tidak hanya ditujukan kepada atlet yang sudah tergabung dalam sasana. Pertina juga memberikan kesempatan kepada petinju mandiri untuk menguji kemampuan dan mental bertanding.

“Yang menarik, ada peserta yang berlatih secara mandiri dan belum bergabung dengan sasana. Mereka kami beri ruang untuk bertanding. Ini penting sebagai bagian dari pembibitan sekaligus mengukur keberanian mereka menghadapi lawan dari sasana,” beber pria yang juga Ketua Komisi A DPRD Kota Semarang ini.

INFO lain :  Sebaiknya Liga 1 Dihentikan Total

Rahmulyo yang juga anggota Komisi A DPRD Kota Semarang menambahkan, kegiatan tersebut memiliki manfaat lebih luas. Olahraga tinju dapat menjadi salah satu sarana positif untuk mengarahkan energi pelajar ke kegiatan yang produktif.

Dalam pelaksanaannya, faktor keselamatan tetap menjadi perhatian utama. Pertandingan menerapkan ketentuan yang memungkinkan wasit menghentikan laga apabila kondisi salah satu petinju dinilai sudah tidak memungkinkan untuk melanjutkan pertandingan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Muhammad Ahsan menyambut positif penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Menurutnya, kompetisi semacam ini dapat menjadi pintu masuk bagi pelajar yang memiliki minat dan bakat di bidang tinju.

INFO lain :  Asisten Pelatih PSIS Semarang Imran Nahumarury Dikabarkan Mundur

“Ini menjadi wadah yang baik bagi pelajar untuk mengembangkan minat dan potensinya. Kami mendukung pembinaan mereka agar setelah mengikuti kejuaraan bisa diarahkan untuk berlatih lebih serius di sasana,” tutur Ahsan.

Sementara, Kabid Pembinaan Prestasi Olahraga Dispora Kota Semarang Sugeng Dilianto mengatakan, kejuaraan tersebut merupakan bagian dari pola pembinaan atlet pelajar secara berkelanjutan.

Ia menyebut penyelenggaraan pertama sebelumnya masih berupa ekshibisi. Saat itu, 30 pelajar yang dinilai membutuhkan pembinaan dipilih untuk mengikuti program latihan selama dua pekan di dua sasana.