SEMARANG,INFOPlus – Kepercayaan masyarakat Jawa Tengah terhadap kondisi ekonomi terus menunjukkan penguatan pada Maret 2026. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang tercatat sebesar 116,52, menandakan level optimisme yang tetap solid.
Penguatan tersebut didorong oleh persepsi positif masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini, khususnya terkait penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, serta kemampuan konsumsi. Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) tercatat sebesar 109,63, mencerminkan daya beli yang masih terjaga.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Andi Reini Sari kepada wartawan,Rabu(15/3) menyampaikan kondisi ini menjadi indikasi penting bagi stabilitas ekonomi daerah.
“Keyakinan terhadap penghasilan dan peluang kerja yang tetap baik mendorong masyarakat untuk tetap melakukan konsumsi,”tuturnya.
Selain kondisi saat ini, ekspektasi masyarakat terhadap ekonomi ke depan juga menunjukkan arah yang positif. Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) mencapai 123,41, mencerminkan optimisme terhadap peningkatan aktivitas ekonomi dalam enam bulan mendatang.
Sejumlah kota di Jawa Tengah, seperti Semarang, Solo, Purwokerto, dan Tegal, turut mencatatkan tingkat optimisme yang konsisten berada di zona positif.
Menurut Andi, kondisi ini menjadi modal penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah dinamika global.
“Optimisme ini perlu dijaga melalui sinergi kebijakan antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
Ke depan, Bank Indonesia Jawa Tengah akan terus memperkuat koordinasi kebijakan dan mendorong berbagai program strategis guna menjaga stabilitas serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah. (Kar/Ts)
















