Irwan Hidayat Comeback, Sido Muncul Siapkan Transisi Besar dan Akselerasi Glob

oleh

SEMARANG,INFOPlusPT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) bersiap memasuki fase baru seiring rencana pergantian pucuk pimpinan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 9 April 2026. Agenda ini tak hanya mencakup perombakan manajemen, tetapi juga menandai kembalinya Irwan Hidayat ke kursi Direktur Utama.

Jika disetujui pemegang saham, Irwan akan menggantikan David Hidayat dan kembali memimpin perusahaan untuk kedua kalinya, setelah periode 2013–2016. Namun kali ini, perannya jauh lebih strategis—yakni memastikan kelancaran transisi kepemimpinan ke generasi berikutnya.

Irwan menegaskan dirinya akan menjadi Direktur Utama terakhir dari generasi ketiga keluarga Hidayat. Dalam satu tahun ke depan, ia bersama keluarga akan menyiapkan fondasi kuat guna mendukung estafet kepemimpinan. “Ini bagian dari transisi besar perusahaan keluarga menuju masa depan,” tuturnya.

INFO lain :  Kapolri Ground Breaking Asrama Polresta Samarinda, Komitmen Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

Siklus kepemimpinan SIDO sendiri telah beberapa kali bergulir di internal keluarga, termasuk saat Sofyan Hidayat menjabat pada 2016–2018 sebelum akhirnya digantikan David.

Perombakan ini juga akan mengubah susunan direksi dan komisaris. Selain Irwan sebagai Direktur Utama, posisi direksi akan diisi oleh David Hidayat, Maria Reviani Hidayat, Darmadji Sidik, dan Budiyanto. Sementara itu, jajaran komisaris akan dipimpin oleh Jonatha Sofyan Hidayat, didampingi sejumlah nama lain dari kalangan keluarga dan profesional.

INFO lain :  Muhaimin Iskandar Optimis Maju RI 2

Di tengah perubahan kepemimpinan, SIDO tetap fokus memperkuat kinerja bisnis. Perusahaan mulai mengandalkan sistem digital SMART (Sido Monitoring Activity Real Time) untuk meningkatkan efisiensi pengadaan melalui transparansi dan kontrol harga.

Selain itu, pengelolaan stok juga dirampingkan secara signifikan. Jika sebelumnya persediaan disimpan hingga 2–3 bulan, kini dipangkas menjadi sekitar 21 hari guna mempercepat perputaran barang dan menjaga arus kas tetap sehat.

Dari sisi ekspansi, SIDO terus memperluas pasar internasional. Setelah menjangkau Filipina dan Nigeria, perusahaan membidik Tiongkok dan India sebagai tujuan berikutnya dengan strategi penyesuaian produk sesuai regulasi lokal.

INFO lain :  Ekspor Masker Dilarang

Di pasar domestik, SIDO juga mendorong pertumbuhan lini suplemen makanan yang kini telah mencapai puluhan produk. Upaya ini akan diperkuat dengan peluncuran platform baru pada April 2026 untuk membantu konsumen memilih produk sesuai kebutuhan.

Meski terus berinovasi, produk andalan seperti Tolak Angin tetap menjadi tulang punggung bisnis dengan dominasi sekitar 72 persen pasar.

Dengan kombinasi restrukturisasi manajemen dan strategi ekspansi agresif, Sido Muncul optimistis mampu menjaga momentum pertumbuhan sekaligus menghadapi tantangan transisi menuju generasi kepemimpinan berikutnya.(Kar/Prie)