BNN Jateng Sosialisasi Bahaya Narkoba Lewat Turnamen Futsal

oleh
BNN Jateng gelar turnamen futsal antar pesantren
Kepala BNN Provinsi Jateng Brigjen Pol Agus Rohmat serahkan piala kepada tim pemenang turnamen futsal antar pesantren

SemarangINFOPlus. Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng menggandeng Pesantren Life Skill Daarun Najaah menggelar turnamen futsal antarpesantren di Kota Semarang. Kegiatan ini bagian dari sosialisasi bahaya narkoba dan pencegahan penyalahgunaannya.

Turnamen futsal kerja bareng BNN Jateng dan Pesantren Life Skill Daarun Najaah diadakan selama dua hari, Kamis (23/5) dan Jumat (24/5). Digelar di GOR Udinus Sport Center, turnamen diikuti 15 tim dari kalangan pondok pesantren dan 1 tim mahasiswa asing dari Thailand.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap para santri dapat terhindar dari godaan penyalahgunaan narkoba. Pilihlah lingkungan pergaulan yang baik dan manfaatkan waktu dengan bijak,” pesan Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol Agus Rohmat saat penutupan turnamen futsal, Jumat (24/5).

INFO lain :  Sukseskan Pemilu 2019, Masyarakat Diminta Ambil Bagian

Menurut Agus Rohmat, kegiatan turnamen futsal merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Anti-Narkotika Internasional (HANI) 2024. Ia juga mengapresiasi para peserta turnamen yang telah berpartisipasi dalam kegiatan positif ini.

Mereka dinilai tidak hanya mempromosikan hidup sehat melalui olahraga futsal, tetapi juga membangun jaringan komunikasi antarpondok pesantren. Jenderal polisi bintang satu ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam mewujudkan masyarakat yang bebas dari narkoba.

INFO lain :  Pemprov Bangunkan Gedung Baru untuk Kejati Jateng

“Sinergi antara BNN Provinsi Jateng, Pondok Pesantren Daarun Najaah, dan Universitas Dian Nuswantoro adalah contoh nyata bagaimana kita bisa bersama-sama mengatasi bahaya narkoba,” tambahnya.

Pengasuh Pesantren Lifeskill Daarun Najaah, Prof KH Ahmad Izzudin mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan BNN Provinsi Jateng dalam turnamen ini.

“Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah adalah contoh santri yang berprestasi dan mampu menjadi pejabat di pemerintahan. Turnamen ini bertujuan mempererat silaturahmi antar pondok pesantren dan mengekspresikan bakat santri di bidang olahraga,” kata Ahmad.

INFO lain :  57 Kapal Terbakar di Tegal, Ganjar: Redesain Pelabuhan

Dalam kesempatan tersebut, selain untuk menutup kegiatan, Agus juga menyerahkan piala dan hadiah kepada para pemenang.

Juara I diraih tim Ponpes An Nashimiyah dari Kelurahan Bojongsalaman, Kecamatan Semarang Barat. Kemudian juara II tim Ponpes Al Ma’rufiyah dari Ngaliyan Semarang. Dan juara III, tim Ponpes MM Al Amaliyah dari Ngaliyan Semarang. []