ABK KM Jaya Lumintu Jatuh ke Laut, Ditemukan Meninggal di Perairan Sluke Rembang

oleh

Rembang – INFOPlus. Seorang anak buah kapal (ABK) KM Jaya Lumintu diduga jatuh ke laut di perairan Kragan, Rembang. Ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Sluke, Rembang.

ABK nahas tersebut diketahui bernama Ahmad Khalim alias Madi (45) warga RT 1 RW 2 Desa Pelang, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang. Ia hilang saat melaut di perairan Kragan, Kecamatan Kragan, Rembang, Minggu (13/8).

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan, di hari tersebut, sekitar pukul 12.00 WIB, KM Jaya Lumintu. Kapal tersebut membawa 20 ABK, berangkat melaut mencari ikan dari TPI Karanganyar Kecamatan Kragan.

INFO lain :  Nelayan Kota Tegal Terancam Nganggur. Larangan Penggunaan Cantrang Berlaku Per 1 Januari 2018

Setelah perjalanan sekitar satu jam atau kurang lebih pukul 13.00 WIB, ternyata seorang ABK diketahui hilang.

“Diduga Ahmad Khalim jatuh ke laut saat perjalanan melaut sekitar 5 nautical mile dari daratan” ungkapnya, Senin (14/8).

Diketahui KM Jaya Lumintu sejenis kapal kursin, mempunyai ukuran volume sekitar 25 gross tonagge. Kapal ini biasa melaut selama dua hingga tiga hari.

INFO lain :  BNPT Gagas Kawasan Kemandirian Ekonomi Eks Napiter

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan selanjutnya melakukan pencarian bersama. Termasuk KM Jaya Lumintu yang turut mencari krunya di titik yang diperkirakan jatuh.

“Pencarian melibatkan tim SAR gabungan dengan menggunakan perahu karet,” ujar dia.

Pencarian yang intens akhirnya membuahkan hasil. Madi akhirnya ditemukan tadi siang sekitar pukul 12.30 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Sluke, Rembang.

INFO lain :  Ada Kopi Aroma Tembakau. Dimana?

“Korban berhasil ditemukan di perairan Sluke Kabupaten Rembang dalam kondisi mengambang di laut. Selanjutnya dievakuasi dibawa ke RSUD Soetresno Kabupaten Rembang untuk penanganan medis,” ujar dia.

Heru mengimbau masyarakat yang beraktivitas di laut agar memakai alat pelindung diri untuk menjaga keselamatan, agar kejadian serupa tidak terulang.

“Terima kasih atas pelaksanaan operasinya. Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai, selanjutnya tim yang terlibat kembali ke satuannya masing-masing,” imbuh dia.(Ags/Ts)