Semarang – INFOPlus. Operasi SAR terhadap dua nelayan Cilacap yang hilang di perairan Nusakambangan mulai membuahkan hasil. Satu nelayan ditemukan namun sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Tim SAR gabungan menemukan satu dari dua nelayan Cilacap yang hilang di perairan Nusakambangan pada Sabtu (5/8). Nelayan yang ditemukan pada hari keempat pencarian tersebut adalah Saring (40) asal Kebonjati RT 03 RW 07, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap.
“Salah satu nelayan, yaitu seorang tekong bernama Saring (40) ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia,” tutur Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap,
Adah Sudarsa, Rabu (9/8).
Korban ditemukan pada pukul 13.00 WIB dalam posisi mengapung di atas permukaan air sekitar 9 Nm dengan heading 277.93° arah barat dari lokasi kejadian. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Cilacap untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Sementara nelayan yang masih dalam pencarian,
yaitu seorang ABK bernama Turiman (50), juga warga Kebonjati RT 03 RW 07, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap.
“Hingga pukul 17.00 WIB, nelayan bernama Turiman belum juga ditemukan. Sementara pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan pada Kamis besok (10/8) mulai pukul 07.00 WIB”, tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, dua nelayan dengan perahu Restu Ibu berangkat melaut dari Pantai Teluk Penyu ke perairan Nusakambangan, Sabtu (5/8). Hingga pukul 00.00 WIB, kedua nelayan tersebut belum juga pulang.
Pada Minggu (6/8) pukul 02.00 WIB, ditemukan tutup ember dan umbal jaring di kisaran selok pipa Nusakambangan oleh nelayan. Namun tidak ditemukan tanda-tanda perahu Restu Ibu maupun dua nelayan penumpangnya.(Ags/Ts)
















