Solo – Relawan Joko Widodo (Jokowi) hingga saat ini masih menunggu arahan terkait dukungan calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden 2024.
“Kami adalah relawan yang mulai 2014-2019 berjibaku untuk memenangkan Pak Jokowi di bawah. Secara nggak langsung kami juga mempunyai kewajiban moral mengawal program-program beliau dan menunggu arahan beliau terkait nanti siapa yang akan beliau dukung,” kata Ketua Komunitas Relawan Sapu Lidi Nusantara Ahmad Badruttamam usai acara halalbihalal dan silaturahmi di Loji Gandrung Solo, Jawa Tengah, Jumat.
Ia mengatakan siapa pun yang ditunjuk Jokowi untuk menjadi penerus kepemimpinannya sebagai Presiden RI bukan hanya menjadi penerus pemerintahan tetapi yang lebih penting adalah penerus program-program yang saat ini sangat baik dan dirasakan masyarakat.
Meski demikian, katanya, terkait dengan arahan hingga kini pihaknya masih menunggu seperti apa.
“Karena relawan ini adalah sebuah kapal besar, mau diarahkan ke mana kapal ini hanya Pak Jokowi nanti yang akan bisa mengarahkan, kami sebagai relawan kapal besar ini mau diarahkan dan kepada siapa kami akan berlabuh,” katanya.
Ia mengatakan sejauh ini belum ada arahan secara resmi dari Jokowi terkait dengan arah dukungan.
“Jelas Pak Jokowi tidak akan gegabah, Pak Jokowi jelas akan mencari dan melihat sosok mana yang akan bisa meneruskan program-program beliau, apakah Pak Ganjar, apakah Pak Prabowo ataukah ada calon lain yang menjadi kuda hitam. Kami sebagai relawan yang selama ini patuh, tunduk, dan setia kepada Pak Jokowi hanya bisa menunggu,” katanya.
Sementara itu, katanya, acara tersebut diikuti sebanyak 18 komunitas relawan. Meski demikian, setiap komunitas hanya diwakili ketua dan sekretaris.
“Kalau kami tarik semuanya untuk datang mungkin Kota Solo ini lumpuh,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Gibran Rakabuming Raka yang menerima silaturahim dari relawan mengatakan arahan dukungan sudah mengerucut ke beberapa nama. Meski demikian, ia masih enggan menyampaikan nama yang diusung.
“Ditunggu dulu, nanti akan ada pertemuan berikutnya. Kami fixed-kan satu nama siapa. Sebetulnya sudah (ada nama, red.) tapi rahasia,” katanya.
Sumber Antara















