Pekalongan – Angka terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Pekalongan diketahui masih tinggi. Selama bulan April 2018 saja, Satuan lantas Polres Pekalongan mencatat kerugian material akibat kecelakaan lalu lintas mencapai Rp 24.550.000.
Sementara itu jumlah angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Pekalongan mencapai 18 kejadian dengan merenggut nyawa 4 jiwa, luka berat 2 dan luka ringan 14.
Kasat Lantas Polres Pekalongan AKBP Bobby Anugrah Rachman mengatakan, kecelakaan lalu lintas akan selalu ada.
“Semakin banyak manusia mengendarai kendaraan bermotor, maka angka kecelakaan pun akan selalu mengiringi. Kecelakaan lalu lintas tidak hanya disebabkan oleh orang lain, tapi juga bisa disebabkan oleh keteledoran diri sendiri,” kata Kasat Lantas, Rabu (23/5/2018).
Untuk itu pihaknya meminta pengendara, baik kendaraan roda empat maupun roda dua untuk selalu menerapakn 9 hal.
Pertama menggunakan sabuk pengaman degan benar. Fungsi dari sabuk pengaman adalah sebagai penahan tubuh ketika terjadi benturan pada kendaraan. Posisi sabuk pengaman yang benar adalah menyilang pada tulang bahu dan tulang pinggul.
Kedua, mengoptimalkan fungsi sipon. Spion yang terdiri dari spion samping dan tengah, berfungsi untuk melihat apa yang ada di sisi kanan-kiri serta belakang mobil. Agar dapat melihat dengan jelas, aturlah barang dalam mobil agar tak menghalangi pandangan terutama spion tengah.
Ketiga, waspada terhadap situasi lalu lintas. Pengemudi harus dalam keadaan tenang dan memiliki kewaspadaan tinggi. Perhatikan juga kepentingan orang lain yang juga sedang menggunakan jalan.
“Keempat, selalu berkonsentrasi saat mengemudi. Hindarkan mengemudi sambil makan atau bermain Hp, baik itu menelepon atau berkirim pesan,” kata dia.
Kelima, menjaga jarak aman. Meski suasana lalu lintas tampak lancar, pengemudi harus menjaga jarak dengan kendaraan di depan untuk mengantisipasi kejadian rem mendadak.
“Berilah jarak kira-kira “tiga detik” waktu tempuh antara kendaraan di depan dengan kendaraan kita,” lanjutnya.
Keenam, perhatikan tekanan angin pada ban. Periksalah tekanan ban saat ban dalam keadaan dingin. Sesuaikan tekanan ban dengan rekomendasi dari pabrik. Pastikan pula alur ban masih layak untuk digunakan.
Tujuh, gunakan helm sebagai pelindung kepala. Hal itu agar memungkinan kita terhindar dari kecelakaan semakin besar.
Delapan, patuhi rambu. Rambu lalu lintas yang dipasang di jalan raya bukan hanya sebagai penunjuk jalan atau membuat lalu lintas menjadi lebih tertib. Rambu juga berfungsi untuk melindungi para pengguna kendaraan dari bahaya kecelakaan.
















