Puluhan Kapal Karam di Pemalang, 2 Nelayan Hilang 

oleh

Pemalang – Puluhan kapal nelayan yang bersandar di permukaan sungai hanyut terseret derasnya arus sungai hingga akhirnya karam ke laut Pemalang. Arus deras itu merupakan kiriman dari Sungai Waluh, Asemdoyong, Pemalang. Tidak hanya kapal, dua orang nelayan juga dikabarkan hilang.

Informasi yang berhasil dihimpun, insiden peritiswa ini berawal pada Rabu (24/4/2018) malam akibat hujan deras yang mengguyur di daerah Pemalang bagian atas selatan. Lantaran meningkatnya debit air meningkat dan besar, menerjang kapal-kapal nelayan yang diparkir di sepanjang sungai, hingga terseret ke laut Pemalang.

Tim SAR gabungan dari Polres Pemalang, BPBD dan sukarelawan bersama warga sekitar terus melakukan pencarian dua korban dan mengevakuasi badan kapal yang karam. Tercatat terdapat 58 kapal yang tersapu ke laut. 40 kapal di antaranya ditemukan dalam kondisi rusak parah, 8 kapal nelayan masih karam, dan sisanya hilang.

INFO lain :  Kirab 1.000 Bendera Merah Putih di Pekalongan
INFO lain :  Penembak Dua Pelajar di Tegal Ditangkap, Pelaku Emosi

Menurut Wakapolsek Taman, Polres Pemalang, Iptu Suhartono, Kamis (26/4/2018) menyampaikan kedua nelayan yang belum diketahui keberadaannya diketahui bernama Kakam (21) dan Kele (50).

INFO lain :  Petugas Lapas Semarang Gagalkan Penyelundupan Pil Koplo dalam Makanan

Diperkirakan keduanya hanyut lantaran berupaya menyelamatkan kapalnya saat diterjang air kiriman di sungai setempat.

“Hingga saat ini kami masih berupaya mencari dua nelayan yang terseret tersebut,” ungkap Iptu Suhartono.(edi)