Tegal – Nasib tiga orang pemancing di Kota Tegal sungguh tragis dan memilukan. Betapa tidak, saat asyik memancing, tiba-tiba ada kapal tongkrang menyeruduk anjungan di Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal. Nahas, kedua pemancing itu meregang nyawa usai terjun ke laut. Sebuah anjungan lama hancur tertabrak kapal tersebut.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tragis ini bermula saat terjadi angin kencang yang disertai dengan ombak bersar di kawasan perairan utara Jawa. Empat kapal tongkang yang baru saja diperbaiki di dok terdorong angin ke arah pantai.
Saat kejadian ada 9 orang pemancing berada di anjungan tersebut. Para pemancing itu sedang memancing ikan baramundi. Satu orang tewas dan satu orang korban hilang. Sedangkan 6 orang pemancing lainnya selamat. Total korban meninggal akibat peristiwa itu ada 3 korban.
Menurut Kepala BPBD Kota Tegal, Andri Yudi Setiawan, satu korban tewas bernama Johan (42) warga Desa Mindaka, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal ditemukan pada Rabu (25/4/2018) malam. Jenazah Johan ditemukan pukul 20.00 WIB di area PAI atau sekitar 700 meter dari lokasi kejadian.
Dua korban lagi ditemukan hari ini Kamis (26/4) pagi. Salah satunya ditemukan oleh seorang pemulung di sekitar pure dekat Pulau Kodok, atau 3 km dari lokasi kejadian.
“Ketiga korban meninggal berada diruang jenazah Rumah Sakit Mitra Siaga, Kabupaten Tegal. Jenazah sudah ditunggui keluarga dan hari ini (kemarin) menurut rencana akan dikebumikan di pemakaman sekitar rumah keluarga,” ungkap Andri, Kamis (26/4) siang.
Andri melanjutkan, pada Kamis (26/4/2018) dua korban lagi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Salah satunya ditemukan oleh seorang pemulung di sekitar pure dekat Pulau Kodok, atau 3 km dari lokasi kejadian.
Korban yang ditemukan adalah Yuda Berlin Junianto (28) warga Jalan Kepodang 21, Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal. Korban terakhir ditemukan Adi Juni Setiawan (26) warga Jalan Slamet, Kelurahan Pangung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.
Jenazah Adi ditemukan oleh pemulung bernama Sopiah, di sekitar Pulau Kodok 3 kilometer ke arah timur dari lokasi kejadian.
“Penemuan ini kemudian dilaporkan kepada Tim BPBD Bahari Tegal untuk dievakuasi,” pungkas dia.(nin/edi)
















