Batang – Pagelaran festival drama pelajar digelar di Gedung Wanita Batang. Antusias masyarakat menyaksikan pertunjukan seni drama itu cukup tinggi. Begitu juga para pelajar. Hal itu terlihat dari jumlah penonton hingga mencapai 1.600 orang selama tiga hari pagelaran festival drama pelajar yang berlangsung.
Lukman M, salah satu panitia penyelenggara mengatakan, sekitar 1.600 tiket ludes terjual. Tercatat 13 perwakilan SMA dan SMP mengikuti festival drama yang digelar selama 3 hari sejak Jumat (20/4/2018) hingga Minggu (22/4/2018) malam.
“Kalau dirata-rata pengunjung ada 400 dalam sehari, bahkan 1.600 tiket yang disediakan panitia habis terjual,” ujarnya.
Pihaknya menambahkan antusias para pelaku seni di Kabupaten Batang yang juga hadir menyaksikan. Para pelaku seni di Kabupaten Batang itu terkendala fasilitas berupa gedung kesenian.
“Karena selama ini jika ingin mengadakan acara, harus menyewa atau bermain di jalanan,” katanya.
Festival pelajar sudah menjadi kegiatan rutin tahunan dalam rangkaian Batang Art Festival (BAF) untuk meramaikan Hari Jadi Kabupaten Batang ke 52. Festival tersebut sudah dua kali digelar, pertama pada tahun 2017 dengan jumlah peserta mencapai 11 sekolah. Sementara di tahun 2018 dengan jumlah pesertanya mencapai 13 sekolah.
Bupati Batang Wihaji yang hadir dalam malam penganugrahan festival pelajar mengatakan, setelah melihat drama teater mengaku sempat mengenang masa lalu. Pada dua tahun lalu, saat dirinya menjadi bagian dari pengunjung selaku penikmat. Serta menjadi pelaku seni saat bergabung dalam teater Getar semasa mahasiswa.
“Saya bangga menjadi bagian orang seni teater, termasuk para seniman mengkritik sebagai kekuatan seni kritik terhadap pemerintah, negara dengan pendekatan seninya tapi mengena para pemimpin negara,” kata Wihaji.
Di harapkan, bahwa seni drama ini bagian belajar kita bagi pelaku seni dan penikmat seni dan juga bagi pelajar yang akan meneruskan sekolahnya. Karena suatu saat juga akan menjadi pilihan hidup.
“Bagi saya seniman itu luar biasa. Selalu punya cara sendiri dalam berpikir tentang hidup,” kata Wihaji.
Sementara terkait gedung kesenian di Kabupaten Batang, Wihaji mengatakan, akan membantu mengembangkan kesenian di Kabupaten Batang.
“Sekarang jamanya kerja. Pemkab Batang akan mencoba membantu mengembangkan seni termasuk teater dengan menyediakan tempat dengan harapan kesenian bisa berkembang tentunya dengan fasilitasi dan tempat yang lebih baik,” jelasnya.(edi)
















