Kakek di Rembang Ikat lalu Cabuli Bocah Tetangganya

oleh

Rembang – Seorang kakek di Rembang berusia 60 tahun dipolisikan terkait dugaan pencabulan. Korban merupakan gadis berusia 11 tahun trauma karena dicabuli tetangganya.

“Kami telah menerima laporan tersebut dari orang tua korban. Korban gadis berusia 11 tahun masih duduk di kelas 5 SD. Saat ini dalam tahap penyidikan terhadap sang pelaku,” kata Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Bambang Sugito, Rabu (21/4/2021).

Ibu korban bercerita putrinya diduga sudah disetubuhi oleh tetangganya hinga berulang kali. Insiden itu terjadi sejak Januari-Februari 2021 lalu.

INFO lain :  Penyaluran Bansos PKH di Rembang Tak Tepat Sasaran, Penerima Mundur Karena Malu

“Saya sama bapaknya kerja di sawah jam 06.00 WIB berangkat. Anak saya sendirian di rumah. Pas lagi belajar, kan sekolah daring di dalam kamar, tiba-tiba pelaku ini langsung masuk saja menghampiri anak saya,” terang ibu korban.

Tak hanya itu sang ibu menuturkan putrinya juga mengaku diancam jika mengadukan peristiwa itu ke orang tuanya. Gadis kelas 5 SD itu diancam dibunuh oleh kakek tiga cucu tetangganya tersebut.

INFO lain :  Korupsi RBSJ Rembang, Berkas Perkara Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang

“Ya sampai hubungan kaya suami istri. Anak saya cerita dicopotin semua bajunya kayak mandi gitu. Tangannya diikat pakai rafia, mulutnya diplester pakai lakban hitam. Jadi nggak bisa berontak. Dipaksa hubungan itu,” terangnya.

“Baru-baru ini, bapak langsung nanya ke anak saya ini. Sebenernya ada apa, kok kata tetangga pelaku ini sering masuk rumah saya. Barulah anak saya cerita, langsung saya laporan ke polisi,” imbuhnya.

INFO lain :  Polisi se-Jateng Ungkap 290 Kasus dan Tangkap 344 Tersangka Selama 20 Hari

Di lokasi yang sama, pendamping hukum dari keluarga korban, Riyanta, menyebut kliennya saat ini merasa trauma.

Saat ini bocah itu memilih mengurung diri di rumah karena takut jika melihat terduga pelaku yang merupakan tetangga korban sendiri.

“Kami ikut mengawal peristiwa kasus ini. Saya pun sudah mengajak korban dan keluarga untuk menemui Kapolres. Bersyukur, tahapan sudah berjalan dan naik ke tahap penyidikan. Kasihan, karena anaknya trauma sekali,” katanya.

Sumber Detik