Setrum Listrik untuk Tikus, Tewaskan 12 Warga

oleh
oleh

SRAGEN – 12 petani di sejumlah desa wilayah Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, tewas menjadi korban setrum listrik sebagai jebakan untuk hama tikus.

Hama tersebut mengganas di lahan tanaman padi dalam beberapa bulan terakhir ini.Korban terakhir ialah Jumino, 58, yang tewas tersambar setrum di areal persawahan milik tetangganya di Desa Jatirejo Tengah, Sukodono, Rabu (4/11).

INFO lain :  Pengemudi Ojek Online Pecahkan Rekor Muri, Antar Dokumen Terbanyak

Polres Sragen pun bergerak mengusut untuk memberikan efek jera bagi petani yang dianggap gegabah membuat jembakan tikus dengan setrum di areal persawahannya.

“Sudah banyak petani yang meninggal. Ini harus dihentikan, sebab membahayakan petani sendiri,” kata Kapolres Sragen Ajun Komisaris Besar Yuswanto Ardi di sela-sela memimpin olah TKP di persawahan Desa Jati Tengah, Rabu (4/11).

INFO lain :  Polsek Suradadi Kembalikan Sepeda Motor Misterius

Yuswanto mengisyaratkan pemilik sawah yang memasang setrum perangkap tikus yang menyebabkan Jumino alias Mbah Mino, petani warga Dukuh Putatsewu RT 2, Desa Jatitengah, Sukodono, Sragen, meninggal berpotensi dijerat pidana.

Dia memaparkan tewasnya Mbah Mino berbeda dengan kasus-kasus petani sebelumnya yang tewas tersetrum jebakan tikus di areal persawahan miliknya sendiri. Petani tua itu terjebak setrum di sawah yang dipasang tetangganya.

INFO lain :  Terima Bantuan Kesejahteraan, 773 Marbot Masjid Dapat Rp 1 Juta Perbulan

“Kali ini yang terjadi di sawah orang lain. Ada potensi mengarah ke pidana pada peristiwa hari ini. Korban dengan pemilik lahan merupakan orang berbeda. Ini merupakan kejadian yang berbeda dengan sejumlah kejadian sebelumnya,” tandasnya.

Sumber : MediaIndonesia