BOYOLALI – Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Boyolali tercatat sebanyak 2.489 orang. Saat ini, terus dilakukan penanganan dengan kerja sama lintas sektoral.
Dokter Spesialis Jiwa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Simo, Ismail Salahudin mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan untuk membantu pasien ODGJ ini agar sembuh.
“Ada yang sudah berobat, ada yang belum berobat. Yang belum berobat kita berusaha untuk melakukan home visit,” ujarnya, Selasa (3/11).
Pihaknya juga melakukan home visit, karena pasien mengalami berbagai kendala. Seperti masalah transportasi dari rumah ke rumah sakit, serta jarak yang cukup jauh.
“Dari 2.489 ODGJ, kini kita sedang mengobati 90 orang agar sembuh sehingga dapat beraktifitas normal kembali,” terangnya.
Menurut dia, ada beberapa faktor yang mempengaruhi sesorang dapat mengalami gangguan jiwa. Rata-rata pasien yang dia tangani merupakan pasien dengan sosial ekonomi yang rendah.
“Tetapi sebenarnya ODGJ tidak hanya dipengaruhi oleh masalah ekonomi atau sosial, tetapi juga masalah ada sedikit genetika atau penyakit fisik yang menyertainya,” tandasnya. (ali)
















