Puluhan Pelajar di Kota Pekalongan Dites Urine Narkoba

oleh

Pekalongan – Aparat Satuan reskrim Narkoba Polres Pekalongan Kota bersama dengan Kesbangpol Kota Pekalongan, Badan Narkotikan Nasional (BNN) Kabupaten Batang, Satpol PP Kota Pekalongan dan Dinas Kesehatan menggelar pemeriksaan mendadak di lingkungan di MAN 03 Kota Pekalongan. Dalam kegiatan ini petugas gabungan mengambil sample urine kepada 50 pelajar dari jumlah keseluruhan 292 siswa.

Selain melakukan tes urine, petugas juga melakukan penggeledahan tas milik para pelajar serta memberikan sosialisasi bahaya dari penyalahgunaan narkoba.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu melalui Kasat Narkoba AKP Rohmat Azhari mengatakan, langkah ini bertujuan untuk mencegah dan menekan angka pengguna narkoba di kalangan pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa.

INFO lain :  Partisipasi Pemilih Pilkades Tembus 75 %

“Selain itu banyaknya kasus peredaran narkoba di lapisan masyarakat akhir-akhir ini banyak melibatkan kalangan pelajar khususnya,” kata AKP Rohmat Azhari, selasa (3/4/2018).

Sementara itu dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap urine dan barang bawaan pelajar, diketahui nihil dari temuan.

“Dari keseluruhan tes urine pelajar semuanya negatif mengkonsumsi narkoba,” imbuhnya.

INFO lain :  Cukup 2 Menit Mereka Bisa Bawa Kabur Motor Orang. Hasilnya Buat Karaoke

Pihaknya memberi peringatan ke para pelajar dam guru untuk tidak sekali-kali menyentuh barang haram-narkoba karena sekali mencoba bisa ketagihan, bisa merusak kesehatan, masa depan suram. Apalagi, pengedar narkoba biasanya cukup lihai dalam merayu para korbannya, terutama kalangan pelajar.

“Jangan sampai terlena terkena bujuk rayu pengedar, karena pelajar menjadi sasaran pengedar narkoba,” ucapnya mewanti-wanti.

Sebagai langkah pencegahan sejak dini secara bertahap, tes urine akan terus dilakukan di semua lembaga pendidikan. Tak hanya tes urine, sosialisasi anti narkoba juga dilakukan lebih dini dan secara terus menerus.

INFO lain :  80 Rumah di Batang Terendam Banjir

“Kita mengantisipasi jangan sampai narkoba masuk ke kalangan pendidikan. Jadi untuk meminimalkan,” kata dia.

Sementara para pelajar menyambut positif adanya program pemeriksaan tes urine pelajar. Mereka mengaku, kegiatan itu tujuannya bagus agar tidak ada yang kena narkoba.
Seorang pelajar mengatakan, adanya sosialisasi ini para pelajar mengetahui bahaya dari barang-barang haram tersebut. “Saya gak takut karena saya tidak memakai narkoba,” tegas dia.edi