Banjir – Longsor Intai Jalur Kereta Api

oleh
oleh

PURWOKERTO – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi di jalur rel rawan longsor, banjir, maupun ambles pada musim hujan.

Kondisi sebagian jalur rel di wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto di daerah berbukit serta banyak terdapat sungai sehingga rawan terjadi longsor maupun banjir.

Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Supriyanto mengatakan, berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG, musim hujan kali ini diprakirakan lebih basah atau lebih banyak hujan karena adanya fenomena La Nina.

INFO lain :  Remaja Tewas Tenggelam di Lubang Bekas Galian Tambang di Grobogan

“Oleh karena itu, kami meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan adanya bencana hidrometerologi di jalur rel yang dapat mengganggu perjalanan kereta api,” ungkapnya, Rabu (7/10).

Ia mengatakan berdasarkan data, titik rawan banjir tersebut berada di petak jalur Stasiun Linggapura-Stasiun Bumiayu, Stasiun Bumiayu-Stasiun Kretek, serta sungai-sungai di sepanjang jalur rel kereta api.

INFO lain :  Temukan Suami Gantung Diri, Ervita Teriak Histeris

Sementara titik rawan longsor di antaranya berada di petak jalur Stasiun Kawunganten-Stasiun Jeruklegi, Stasiun Jeruklegi-Stasiun Lebeng, Stasiun Prupuk-Stasiun Songgom, Stasiun Slawi-Stasiun Prupuk, Stasiun Prupuk-Stasiun Linggapura, dan Stasiun Linggapura-Stasiun Bumiayu.

“Selain itu terdapat pula jalur rawan amblesan karena kondisi tanahnya labil, yakni di petak jalur Stasiun Banjar-Stasiun Langen, Jawa Barat. Stasiun Langen, Kabupaten Ciamis, merupakan wilayah kerja PT KAI Daop 5 Purwokerto,” bebernya.

INFO lain :  Kontraktor Tak Beres, Jangan Digunakan Lagi

PT KAI Daop 5 Purwokerto terus memantau daerah-daerah rawan bencana tersebut secara rutin dengan mengintensifkan petugas pemeriksa jalur rel kereta api serta menempatkan petugas pemantau.

Pihaknya juga telah membersihkan saluran air, tebing, dan memantau aliran-aliran sungai yang dilewati jalur rel kereta api guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor dan banjir.(ayu)