Masih Butuh Industri Penunjang

oleh
oleh

PATI – Pemkab Pati mengajak para investor untuk membangun industri penunjang sektor perikanan di wilayah Pati. Apalagi, perikanan merupakan satu di antara sektor ekonomi unggulan di Pati.

“Hal ini antara lain bisa dilihat dari banyaknya jumlah kapal nelayan berkapasitas besar, dan berkembangnya perikanan budidaya. Namun, masih dibutuhkan industri penunjang untuk memaksimalkan potensi ekonomi di sektor ini,” jelas Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, Senin (6/7).

INFO lain :  13 Jenazah Korban Kecelakaan Bus pariwisata di Bantul Tiba di Sukoharjo

Disampaikan, keberadaan cold storage di Kabupaten Pati sudah cukup banyak, tapi pihaknya masih berharap ada investor yang mau masuk ke pengolahan. Sehingga, produk ikan dari nelayan tidak hanya dijual mentah, melainkan nereka terdorong untuk mengolah agar nilai jualnya lebih tinggi.

Lebih lanjut diungkapkan, jumlah kapal dan nelayan asal Pati termasuk yang tertinggi di Jawa Tengah. Kapal berkapasitas di atas 30 gross tonnage (GT) jumlahnya mencapai 576 unit. Kategori di atas 30 GT memiliki besaran bervariasi, mulai 80 GT, 90 GT, 100 GT, bahkan hingga 150 GT. Sedangkan, untuk kapal nelayan kecil berukuran di bawah 10 GT, jumlahnya mencapai 1.732 unit.

INFO lain :  Hujan Abu Merapi Guyur Sejumlah Desa di Kabupaten Magelang

“Para nelayan kapal besar mencari ikannya memang bukan di perairan Jawa Tengah. Ada beberapa yang di Sulawesi, Laut Papua, Natuna, dan lain-lain. Ini sangat berkontribusi untuk menggantikan nelayan-nelayan luar negeri yang dulu melaut di wilayah kita,” ungkap Safin, sapaan akrabnya.

INFO lain :  Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Tanon Diciduk Polisi

Safin berharap, jangan ada lagi nelayan asing di laut NKRI, nelayan Pati siap menggantikannya. Demi menunjang kinerja, dia berharap pemerintah pusat dapat memberi dukungan untuk mempermudah urusan perizinan.(mht)