SOLO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo bertemu di Yogyakarta. Rudy pun tak menampik, ada pembahasan Pilkada, di masa penantian rekomendasi dari DPP PDIP untuk Pilkada Solo.
Rudy, sapaan wali kota, mengaku, awalnya mengatakan hanya melaporkan isu-isu terkait pembangunan Kota Solo ke Jokowi.
Antara lain terkait Benteng Vastenburg, Taman Sriwedari, pemindahan sekolah hingga pengoperasian RSUD Bung Karno.
Meski demikian, Rudy tak menampik dalam pertemuan itu juga membahas Pilkada Solo. Namun, Rudy hanya menyampaikan bahwa pihaknya menunggu rekomendasi dari DPP PDIP dan siap menjalankannya.
“Pilkada Solo sudah saya sampaikan bahwa semua tinggal menunggu rekomendasi dari DPP partai,” ujar Rudy saat ditemui di Balai Kota Surakarta, Minggu (2/2).
Rudy menegaskan, semua diserahkan kepada DPP partai. “Siapa yang direkomendasikan partai itu yang harus dijalankan,” bebernya.
Seperti diketahui, Rudy yang merupakan Ketua DPC PDIP Surakarta mengusung pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa di Pilkada Solo.
Satu sisi, putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, juga maju dalam Pilkada Solo.
Mengenai kemungkinan Rudy berubah pikiran mendukung Gibran usai pertemuan itu, Rudy tak menjawab. Dia mengaku hanya menjalankan aturan partai dengan melakukan penjaringan tertutup yang menghasilkan nama Purnomo-Teguh.(mht)















