Polisi Amankan Perempuan yang Buang Bayinya di Depan Rumah Warga

oleh
oleh

BOYOLALI – Seorang perempuan berinisial NN diamankan Sat Reskrim Polres Boyolali. NN terpaksa dibawa ke kantor polisi karena tega membuang bayi yang dilahirkannya.

Sebelumnya, polisi melakukan penyelidikan kasus penemuan bayi jenis kelamin perempuan di dalam sebuah tas pakaian di depan rumah warga, Warsito, Dukuh Welar, Desa Pandeyan, Kecamatan Ngemplak.

Informasi dari warga di lokasi kejadian, bayi perempuan tersebut diketahui pertama kali oleh istri Warsito, Nanik (42), saat menemukan sebuah tas pakaian berwarna merah yang diletakkan di teras rumahnya sekitar pukul 05.00 WIB.

INFO lain :  Komplotan Pembobol ATM Beraksi di Klaten-Sukoharjo Diringkus

Bahkan, berdasarkan informasi dari warga setempat banyak yang melihat sebuah mobil Avanza melintas di jalan desa dan berhenti di depan rumah Warsito. Namun, mobil itu hanya sebentar parkir, kemudian langsung meninggalkan lokasi.

“Kejadian penemuan bayi perempuan itu di teras rumah milik Warsito, Jumat (10/1), pukul 05.00 WIB. Selang beberapa jam, polisi mengamankan ibu kandungnya berinisial Nn di Solo,” kata Kasat Reskrim AKP Mulyanto, Minggu (12/1).

INFO lain :  SD Plosorejo Gondang Sragen Terbakar Akibat Sampah

Setelah diamankan, NN langsung dibawa ke Polres Boyolali untuk menjalani pemeriksaan terkait dengan kasus tersebut.

Karena kondisi NN masih lemah sehabis melahirkan, kata Mulyanto, pemeriksaan ditunda. NN bersama bayi perempuannya langsung dibawa ke RSUD Pandan Arang untuk menjalani perawatan.

“Kondisi bayinya sehat dan kini sudah ditangani oleh dokter di rumah sakit,” kata Kasat Reskrim AKP Mulyanto.

Kasus tersebut terungkap setelah pihaknya menerima informasi dari salah satu saksi.

Selanjutnya, pihaknya memeriksa HP yang bersangkutan yang terdapat foto ibu kandung bayi (NN). Bermodal foto NN, petugas langsung mencari ke Solo, lalu mengamankan ibu kandung bayi tersebut.

INFO lain :  104 Penghuni Griya PMI Surakarta Terkena COVID-19

NN di hadapan petugas mengaku bayi perempuan tersebut sengaja diletakkan di teras rumah warga Desa Pandeyan, Ngemplak, karena dianggap rumah itu milik kakek dan neneknya bayi.

“Rumah itu diduga milik orang tua dari bapaknya bayi perempuan ini. Kami belum meminta keterangan Nn karena dia masih dirawat di RSUD Pandan Arang,” tandasnya. (mht)