BATANG – Bupati Batang Wihaji para kepala desa (Kades) mengalokasikan dana desa untuk pembuatan jamban bagi masyarakat.
“Karena angka stunting cukup tinggi yakni lebih dari 25 persen yang diakibatkan pola hidup tidak sehat,” ujarnya, Jumat (27/12).
Tidak hanya itu, bupati juga berharap ada inovasi dan kreativitas baru yang dapat mengangkat semua potensi desa dengan one vilage one produck, serta alokasikan dana desa untuk mendukung fasilitas Smart Vilage dan Smart City untuk data ulang warga miskin.
“Kita berharap ada data ulang warga miskin, karena berdasarkan laporan banyak masyarkat miskin yang tidak menerima bantuan sosial,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Batang Agung Wisnu Barata mengatakan, Kades terpilih hasil Pilkades 2019 telah dilantik semua.
“Kepala Desa terpilih Desa Sidayu Kecamatan Bandar meninggal dunia. Karena belum dilantik sehingga akan dilaksanakan pemilihan ulang,” imbuhnya.
Selain pengambilan sumpah jabatan oleh Bupati Batang, seluruh Kades yang dilantik secara serentak membaca dan menandatangani pakta integritas.(mht)
















