32 Desa di Kabupaten Pekalongan Siap Gelar Pilkades Serentak 2022

oleh

Pekalongan – Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, siap menyelenggarakan pemilihan kepala desa serentak di 32 desa pada 23 Februari 2022.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pekalongan Toharno di Pekalongan, Sabtu (12/2/2022), mengatakan bahwa pada pilkades serentak itu akan diikuti 76 calon peserta yang tersebar di 18 kecamatan.

“Untuk wilayah Kecamatan Tirto dan Buaran yang masuk wilayah hukum Polres Pekalongan Kota, ada lima desa yang akan melaksanakan pilkades yaitu Desa Samborejo, Pacar, Sidorejo, Silirejo, dan Mulyorejo sedang sisanya masuk wilayah Polres Pekalongan,” katanya.

INFO lain :  Berstatus Tersangka, Wakil Ketua DPRD Tak Ditahan

Menurut dia, sejumlah tahapan pilkades sudah dilaksanakan yaitu tahapan pencalonan dan pencalonan ulang.

Kemudian pada 14 Februari 2022, kata dia, akan diadakan tahapan penetapan bakal calon menjadi calon kades, penetapan nomor urut, tanda gambar, dan penyampaiain visi misi calon.

“Selanjutnya pada 15-17 Februari 2022 jadwal kampanye. Kemudian 18-22 masa tenang dan 23 Februari 2022 tahap pemungutan suara,” katanya.

INFO lain :  Pemkab Batang Minta Pendampingan KPK

Toharno mengatakan sejak awal tahapan pilkades dimulai hingga semua tahapan selesai, pihaknya akan tetap mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penularan COVID-19.

“Kami berharap kegiatan pilkades serentak bisa berjalan lancar, damai, dan sukses. Para peserta bersaing dengan sehat dan tidak melanggar protokol kesehatan,” katanya.

Kepala Kepolisian Resor Pekalongan Kota KBP Wahyu Rohadi mengatakan polres telah mengundang para calon kades untuk menyepakati pelaksanaan pilkades berlangsung aman dan damai.

INFO lain :  Pilkades Serentak di Batang Dianggarkan Rp1,7 Miliar

“Kami sengaja mengundang para kepala desa dan calon kades, khususnya dari dua kecamatan yang masuk wilayah hukum Polres Pekalongan Kota yaitu Tirto dan Buaran untuk menyelenggarakan pilkades aman dan damai. Selain itu, kami juga sudah berpesan mereka agar tetap mematuhi protokol kesehatan karena kasus COVID-19 belum selesai,” katanya.

Sumber Antara