SEMARANG – Meski memiliki kesan negatif, sebutan “Gangster” masih banyak dipakai para remaja di Kota Semarang dan sekitarnya.
Setidaknya hal itu terungkap saat Unit Resmob Polsek Tembalang dan Polrestabes Semarang menangkap 5 remaja yang mengaku anggota Gangster All Star Pucanggading Semarang.
Mereka diringkus saat hendak menyambangi dan melayani tantangan Gangster Belanda (Belakang Ada) di kawasan jalan Majapahit Semarang.
Kelima remaja yang ditangkap masing-masing, Aditya Kurniawansyah (18) Mulyadi Jaya (16) Rangga Putra, (15) Feri Syahnakri (16), dan Riyan Riski Hanafi (15).
Kapolsek Tembalang Kompol Budi Rahmadi mengatakan, mereka ditangkap saat melintas di jalan Ketileng Raya. Dari tangan para tersangka Polisi mengamankankan barang bukti berupa senjata tajam berbagai jenis.
“Mereka ini melintas di Ketileng Raya saat hendak pulang ke Pucanggading. Katanya ingin meladeni tantangan gangster Belanda di Majapahit, namun tidak ketemu,” ujarnya, Senin (25/11/2019).
Kapolsek menjelaskan, sebelumnya kelompok ini saling tantang melalui live Instagram dan menyepakati untuk bertemu.
Namun setelah disepakati untuk titik temu, Gangster Belanda (Belakang Ada) tak ada yang datang.
“Saat kami tangkap dua orang remaja dari Gangster All Star kedapatan membawa senjata tajam jenis pedang dan celurit serta dua unit sepeda motor,” bebernya.
Kelima remaja tersebut harus menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Tembalang.
(mht)
















