Boyolali – Warga Kampung Pulisen tepatnya di depan Gor Indor Kabupaten Boyolali gempar atas ditemukan sebuah tas coklat mencurigakan yang tergeletak di gedung kosong milik gedung pelajar milik IPHI Boyolali, Rabu (9/1/2019).
Tas ditemukan Sriyono (56) seorang penjaga gor saat hendak membersihkan gedung. Dia dikagetkan adanya tas coklat di teras gedung kosong milik IPHI itu.
Menurut Sriyono, seorang pria memakai sepeda motor berhenti di gedung langsung meletakkan tas terus pergi. Kejadian terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Dia yang bertanya kepada pekerja proyek mengaku tak merasa memiliki tas tersebut.
“Atas temuan mencurigakan itu, saya melaporkan ke polisi yang sedang berjaga di Gedung Penyimpanan Kotak Suara KPU,” katanya.
Wakapolres Boyolali, Kompol Zulfikar Iskandar mewakili Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, atas laporan tas itu pihaknya langsung mengamankan dan menghubungi tim Jihandak Polda Jateng untuk mengecek.
“Karena kita tidak mau underestimate isi tas itu apa kita tidak mau mengangkat nyangka aman atau tidak aman,” kata dia.
TIm melakukan penindakan, sebelumnya akhirnya diperoleh informasi tas itu milik seorang anak sekolah yang dicuri sewaktu diletakan di atas motor saat belanja di sebuah minimarket.
Petugas yang melakukan pembongkaran tas mengetahui isi dari tas tersebut, ternyata diketahui berisi buku beserta alat tulis. Belakangan tas itu merupakan milik Bagus Prasetyo warga Sido Mulyo, Pulisen,Boyolali, seorang pelajar SMA di Boyolali.
Zulfikar mengimbau kepada masyarakat Boyolali tetap tenang. PIhaknya menambahkan, atas kejadian pencurian tas tersebut polisi akan meninindaklanjuti.
Sementara Bagus Prasetyo menjelaskan, tasnya hilang saat ia bersama ibunya membeli bubur di warung.
“Tas saya tinggal di motor. Sekitar 5 menit ternyata hilang dicuri orang. Sehabis itu saya dapat kabar kalau ibu ngambil tas di belakang gor,” kata dia.
(ali/dit)
















