Sragen – Kasus pembuangan janin bayi terjadi di Kabupaten Sragen. Warga di Kecamatan Sumberlawang digemparkan dengan penemuan sesosok janin bayi yang dibuang.
Janin itu dibuang dan ditemukan di depan warung bakso mie ayam Ringin Dukuh Ploso, Desa Jati, Sumberlawang, Selasa (20/11) siang.
Saat ditemukan, janin merah yang diduga baru saja dilahirkan itu dalam kondisi tergeletak dikerumuni semut. Saat kali pertama ditemukan, kondisi bayi masih terbungkus ketuban. Jasad tersebut masih berupa gumpalan darah yang diperkirakan berusia empat hingga lima bulan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, penemuan janin kali pertama oleh pemilik warung, Agus Yulianto (31). Warga Dukuh Ploso RT 02/1, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang itu mengaku, menemukannya sekitar pukul 05.30 WIB.
Diceritakan, bermula saat istrinya, Atut Suprihati (29) sedang membersihkan halaman depan yang sehari-hari digunakan berjualan. Saat menyapu, Atut melihat sesosok benda warna merah segar di depan warung.
“Awalnya istri saya mengira itu hati. Ia teriak teriak berteriak minta tolong katanya ada hati. Tapi setelah saya amati ternyata itu janin bayi mas, ungkap Agus.
Atas kejadian itu, saksi langsung melapor ke kepolisian terdekat. Petugas Polsek Sumberlawang yang datang langsung melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti jasad masih merah itu.
Dari hasil pengecekan, janin yang ditemukan memang masih berupa gumpalan darah dan diperkirakan berusia antara 4-5 bulan.
“Belum berbentuk bayi, masih gumpalan darah. Perkiraan usianya baru empat sampai lima bulan. Sekarang masih diamankan di Puskesmas Sumberlawang, kata Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman.
Saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terkait temuan janin itu. Tim juga masih dikerahkan untuk melacak dan menguak pihak atau orangtua yang tega membuang janin tak berdosa itu.edit
















