Penyebar Berita Hoaxs di Tegal Diamankan Polisi

oleh

Tegal – Seorang warga diamankan polisi karena menyerbarkan berita hoaks. Bukannya memberikan informasi sesuai fakta, DP (25), warga Kelurahan Keturen Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal yang diamankan itu, malah iseng mengabarkan informasi bohong.

“Pelaku memposting berita mengenai gempa di Pulau Jawa yang disebarkan melalu salah satu media online Facebook,” ungkap Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto, kemarin.

Postingan pelaku terungkap saat tim cyber melaksanakan patroli dan menemukan akun berinisial DP selaku pengunggah berita bohong itu. Dalam postingannya, pelaku juga mengutip penyataan dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) agar lebih meyakinkan.

INFO lain :  Posisi Sekda Kosong. Butuh Proses Panjang Temukan Pejabat yang Layak

“Dari penyelidikan di situs LIPI serta mencocokkan dengan informasi yang diunggah, diketahui tidak ada kecocokan bahkan terdapat indikasi unggahan berita tersebut ditambahkan oleh DP yang menyatakaan pernyataant tersebut dari lembaga LIPI serta sempat konten tersebut dihapus karena viral,” ungkapnya.

Akibat tidak ada kesamaan terhadap informasi berita yang diunggah DP dengan Lembaga LIPI, langsung dilaksanakan penangkapan yang diketahui tengah berada di kediamannya di Kelurahan Keturen.

“Didapat barang bukti handphone merk Vivo type V5 warna putih rose gold dengan SIM 1 nomor dan memory card berkapasitas 16 GB. Dari keterangan diduga pelaku ini mendapat informasi dari akun orang lain dan hanya Iseng saat langsung di unggah ulang pada akun miliknya pribadi serta sempat viral sehingga akhirnya konten tersebut sempat dihapus, ” jelasnya.

INFO lain :  Bu Sri Guyurkan Bonus ke Ketua RT - RW

Keberhasilan Polres Tegal Kota ini tak luput dari adanya backup dari tim khusus Subdit V/Siber yang ditunjuk oleh Dirreskrimsus Polda Jateng. Tim khusus ini bertugas melaksanakan asistensi pada setiap perkara dugaan tindak pidana siber yang menjadi atensi Pimpinan Polri yang terjadi di wilayah hukum Polda Jateng.

INFO lain :  ABK Kapal Nelayan Juwana Pati Tewas di Perairan Kalimantan

“Saya mengimbau kepada masyarakat Indonesia apabila melihat dan mendapati informasi dan berita yang didapat dari pesan berantai atau broadcast agar tidak mempercayai informasi tersebut, yang mana dapat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat yang tidak tahu terhadap informasi tersebut. Pesan saya mari gunakan media sosial dengan baik dan benar sehingga dapat memberikan dampak yang positif untuk masyarakat luas,” imbuhnya.edit