Blora – Angin puting beliung mengamuk dan menerjan belasan rumah warga di Kabupaten Blora. Akibat diterjang angin puting beliung, belasan rumah yang tersebar di lima Kecamatan di Blora itu kocar-kacir berantakan. Kerusakan parah terjadi pada bagian rumah.
Warga, pemilik dan penghuni rumah yang kaget atas terjangan angin itu langsung menyelamatkan diri. Beruntung tidak ada korban jiwa dari bencana itu.
“Angin kencang terjadi Jumat (16/11), melanda di 5 Kecamatan diantaranya Kecamatan Jepon, Jiken, Randublatung, Kradenan, dan Kecamatan Kota Blora,” ungkap anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora, Agung Tri, kemarin.
Diungkapkannya, dari rumah korban terjangan angin puting beliung, sebanyak 9 rumah rusak hingga roboh, dan 12 lainnya rusak mulai ringan hingga berat. Atas kejadian itu, petugas mengaku masih data dan terus mengingat munculnya angin kencang susulan.
Dari pendataan petugas BPBD, kerusakan di Kecamatan Jepon menimpa 4 rumah yang roboh, yakni milik Sahid (40) warga RT 2 RW 1 Desa Bacen, Adnan (32) warga RT 2 RW 1 Desa Sumurboto, Sarmin (42) RT 5 RW 3 Desa Kawrngan, dan Sutini (40) warga RT 1 RW 3 Desa Seso.
Sementara di Kecamatan Jiken, ada dua rumah robih milik Yatmo (50)warga RT 3 RW 3 Desa Singonegoro, dan Tris (42) warga Dukuh Boleran Desa Jiken. Di Kecamatan Kradenan ada 1 rumah roboh yakni milik Lastomo (50) warga Dukuh Sambongmacan Desa Sumber.
Di Kecamatan Randublatung, rumah milkk Sadir (58) warga Dukuh Jali RT 6 RW 2 Desa Sumberejo dan di Kecamatan Kota Blora yakni rumah Suyatno (66) warga Gabus, Mlangsen. Sementara 12 rumah mengalami kerusakan sedang berada di dua Kecanatan yakni Kecamatan Jepon dan Jiken.edit
















